PATI – KanalSatu.id, Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badruddin, menyambut kunjungan kerja Wakil Menteri Kesehatan RI, Benjamin Paulus Octavianus, sebagai langkah strategis dalam upaya menekan angka kasus Tuberkulosis (TBC) di daerah.
Kunjungan yang berlangsung di Balai Desa Kutoharjo ini menjadi bagian dari upaya pemerintah pusat untuk memastikan penanganan TBC berjalan lebih maksimal, terutama di daerah dengan angka kasus yang cukup tinggi.
Dalam kesempatan tersebut, Ali menyoroti bahwa persoalan TBC bukan hanya terjadi di Pati, melainkan juga menjadi masalah nasional. Bahkan, Indonesia disebut menempati posisi kedua di dunia dalam jumlah kasus TBC.
“Tadi disampaikan Pak Menteri kalau di Indonesia ini nomor 2 di dunia terkait dengan Tuberkulosis,” ungkap Ali.
Ia menilai, perhatian pemerintah pusat melalui kunjungan langsung ke daerah menjadi langkah penting dalam mempercepat penanganan penyakit tersebut. Selain itu, dukungan berupa penambahan alat kesehatan dinilai sangat dibutuhkan.
Ali berharap, dengan adanya tambahan fasilitas, proses deteksi dini terhadap penderita TBC dapat dilakukan secara lebih luas, termasuk kepada anggota keluarga yang berpotensi tertular.
“Tentunya dengan datangnya Pak Menteri akan memberikan tambahan alat untuk segera melakukan screening bagi penderita dan keluarganya,” jelasnya.
Di sisi lain, Wamenkes Benjamin memaparkan bahwa sepanjang tahun 2025 terdapat 2.658 kasus TBC di Kabupaten Pati. Angka ini menjadi perhatian serius karena penularan dapat terjadi dalam lingkup keluarga.
Untuk itu, pemerintah mendorong pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai langkah preventif dan deteksi dini.
Dengan adanya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, diharapkan penanganan TBC dapat dilakukan secara lebih komprehensif dan berkelanjutan. (Adv)










