Beranda Uncategorized DPRD Pati Sebut Penanaman Pohon Keras di Lereng Kendeng Antisipasi Banjir

DPRD Pati Sebut Penanaman Pohon Keras di Lereng Kendeng Antisipasi Banjir

0
Wakil Ketua Komisi D DPRD Pati Hj Endah Sri Wahyuningati
Wakil Ketua Komisi D DPRD Pati Hj Endah Sri Wahyuningati

KanalSatu.id – PATI, – Wakil Ketua Komisi D DPRD Pati Hj Endah Sri Wahyuningati menyebut, penanaman pohon keras di lereng Kendeng bisa mengantisipasi terjadinya banjir yang sering melanda di sejumlah wilayah di Kabupaten Pati, terutama Pati selatan. Dia menilai bahwa kerusakan alam di pegunungan kendeng disinyalir menjadi salah satu penyebab terjadinya banjir tersebut.

Di lereng Kendeng, tutupan hutan berkurang, bahkan di beberapa lokasi hampir tidak ada tegaknya pohon keras yang berdiri. Luasan bukit di lereng Kendeng ini nampak hijau oleh tanaman jagung. Sejauh mata memandang, bukit-bukit yang kecoklatan di musim kemarau itu juga merupakan bukit jagung atau tanaman palawija lainnya.

Alih fungsi lahan di hutan lereng Kendeng ini perlu dikembalikan lagi sebagaimana mestinya. Tanaman pohon keras harus diwujudkan agar tumbuh subur di lokasi tersebut agar mampung menyerap air hujan yang menjadi penyebab banjir.

Menurut politisi Partai Golkar ini, bahwa pemerintah harus melakukan program reboisasi dengan penanaman bibit buah tanaman keras. Hal itu disampaikan, karena selama ini lahan di lereng Kendeng mayoritas dikuasai oleh para pesanggem. Sehingga, lanjut dia, dengan ditanami bibit buah pohon keras, maka akan dapat menghasilkan dua manfaat. Selain tanaman keras ini bisa meminimalisir alian air hujan dengan penyerapan, para pesanggem juga dapat menikmati hasil dari pohon buah tersebut.

Politisi perempuan yang lebih akrab disapa Bu Ning ini mengajak masyarakat sekitar agar bisa menerima alasan ini dengan kesadaran dan dengan tindakan bersama dalam menjaga lingkungan alam. Sehingga, secara perlahan tapi pasti permasalahan lingkungan yang sering terjadi di Kabupaten Pati dapat diminimalisir. (Adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here