PATI — KanalSatu.id, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati terus mengoptimalkan penanganan kekeringan yang melanda sejumlah wilayah. Bersama Pangkalan TNI AL (Lanal) Semarang dan Ormas Lindu Aji, Pemkab memberangkatkan 30 truk tangki air bersih untuk warga terdampak pada Kamis sore (1/10/2026) di halaman Pendopo Kabupaten Pati.
Pemberangkatan kali ini melengkapi penyaluran yang telah berjalan sejak 16 September 2026. Secara akumulatif, total bantuan yang disalurkan mencapai 140 truk tangki air bersih yang menyasar 27 desa di lima kecamatan, yakni Kayen, Jakenan, Pucakwangi, Batangan, dan Gabus.
Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, mengapresiasi kolaborasi lintas sektor dalam aksi kemanusiaan tersebut. “Sore hari ini kami menerima bantuan dari teman-teman Lindu Aji dan TNI AL terkait bantuan sosial untuk masyarakat,” ujarnya di lokasi. Selain air bersih, bantuan paket sembako juga disalurkan, dengan 40 paket diserahkan langsung kepada anak-anak penyandang disabilitas, sementara 400 paket lainnya dibagikan ke titik-titik lokasi sasaran. “Tadi ada paket sembako untuk disabilitas masyarakat Pati, jumlahnya ada sekitar 40 penerima. Dan bantuan air bersih untuk daerah-daerah kekeringan hari ini diluncurkan 30 truk tangki,” jelasnya.
Perwira Staf Teritorial (Paster) Lanal Semarang, Mayor Laut (T) Edy Waluyo, mewakili Danlanal Semarang Kolonel Marinir Sabprowanto, menyebut pihaknya menargetkan total bantuan mencapai 260 tangki air bersih secara berkelanjutan. “Untuk droping air rencananya sekitar 260 (tangki). Ini yang sudah ter-droping 160. Jadi nanti kami tetap berkelanjutan,” ungkapnya. Ia menambahkan, setiap armada berkapasitas 8.000 liter dan penyalurannya telah melalui survei agar tepat sasaran.
Sementara itu, Chandra menyebut saat ini terdapat sekitar 62 desa di 6 kecamatan yang mengalami krisis air bersih, dengan penanganan terus dilakukan melibatkan BPBD, Baznas, PMI, dan berbagai unsur lainnya.
Wakil Ketua Umum II DPP Lindu Aji, Septian Fajar Setiawan, menegaskan komitmen pihaknya membantu masyarakat Pati. “Kami sebagai DPP Lindu Aji bergerak di bidang sosial, khususnya membantu masyarakat di Pati ini agar bantuan kami tersalurkan dan bermanfaat untuk masyarakat secara baik,” katanya, seraya menyebut penyaluran tangki akan terus berlanjut ke sejumlah wilayah hasil kerja sama dengan TNI AL.
Untuk penanganan jangka panjang, Pemkab Pati turut menyiapkan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp20 miliar, tidak hanya untuk kekeringan saat ini, tetapi juga antisipasi potensi bencana di musim penghujan. (RED)












