KanalSatu.id – PATI, – Bangunan megah yang pernah diresmikan pada tahun 2016 dengan sebutan Pasar Pargola Pati, kini tampak sepi pengunjung. Pasar pragola ini, awalnya dibangun dengan maksud untuk dapat menjadi pusat perbelanjaan produk UMKM lokal daerah kepada masyarakat. Namun kondisinya saat sekarang berbeda dengan awal berdirinya.
Melihat kondisi ini, Anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Yeti Kristianti mengaku prihatin. Dirinya berharap, aset daerah yang berada di jalur Pati – Kudus Km 4 turut di Kecamatan Margorejo ini dapat bangkit dan ramai kembali, sehingga dapat menjadi showroom bagi pelaku UMKM.
Kader Partai Gerindra ini memberikan solusi agar Pasar Pragolo bisa menjadi pusat Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Pati. Dia menyarankan agar sering digunakan untuk mengadakan kegiatan semisal pameran dan sejenisnya, yang dapat menarik antusiasme masyarakat untuk berkunjung ke lokasi tersebut.
“Saran saya, Dinas Perindustrian dan Perdagangan atau Disdagperin Kabupaten Pati selaku Organisasi Perangkat Desa, yang mengelola Pasar Pragolo untuk sering melaksanakan kegiatan, seperti pameran atau kegiatan sejeins yang sekiranya bisa mengundang msayarakat untuk berkunjung,” tuturnya.
Selain itu, Yeti juga mendorong agar ada inovasi pola dalam pemasaran produk yang diniilai dapat menarik pengungjung di Pasar Pragolo yang lebih efektif sehingga mampu menarik masyarakat. “Di Pati ini sepertinya juga banyak brand-brand lokal yang cukup oke. Dan itu Pasar Pragolo bisa untuk lebih mengenalkan produk-produk tersebut agar lebih bisa dikenal masyarajat,” imbuhnya.
Lebih lanjut, politisi muda dari Juwana ini berharap, pasar Pragola dapat bergeliat kembali dan dapat menjadi pusat kuliner dan produk unggulan UMKM di Kabupaten Pati sehingga mampu mendongkrak roda perekonomian masyarakat. (Adv)










