Beranda Advertorial Investasi Baru Dinilai Jadi Kunci Kurangi Pengangguran di Kabupaten Pati

Investasi Baru Dinilai Jadi Kunci Kurangi Pengangguran di Kabupaten Pati

0
Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Hj. Muntamah
Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Hj. Muntamah

PATI – KanalSatu.id, Upaya menekan angka pengangguran di Kabupaten Pati dinilai harus menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah. Anggota DPRD Kabupaten Pati, Hj. Muntamah, mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk memperluas kerja sama dengan investor dan dunia usaha guna menciptakan lapangan pekerjaan yang lebih luas bagi masyarakat. Langkah tersebut diyakini mampu mengurangi angka pengangguran sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga.

Menurut Muntamah, persoalan pengangguran tidak bisa dipandang sebagai masalah ekonomi semata. Tingginya jumlah masyarakat yang belum memperoleh pekerjaan berpotensi memunculkan berbagai persoalan sosial, termasuk meningkatnya angka kriminalitas. Karena itu, pemerintah daerah diminta mengambil langkah nyata untuk memperluas kesempatan kerja.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang juga duduk di Komisi D DPRD Kabupaten Pati tersebut, menilai salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah mempererat kemitraan dengan perusahaan-perusahaan yang telah beroperasi di Kabupaten Pati. Selain itu, pemerintah juga perlu lebih aktif menarik investor agar semakin banyak industri baru yang berdiri di wilayah tersebut.

Muntamah menjelaskan bahwa lulusan SMA maupun perguruan tinggi masih mendominasi kelompok pencari kerja di Kabupaten Pati. Banyak di antara mereka yang kesulitan memperoleh pekerjaan karena terbatasnya jumlah lapangan kerja yang tersedia dibandingkan dengan jumlah pencari kerja setiap tahunnya.

“Pemkab harus menyediakan lapangan pekerjaan dengan cara menggandeng perusahaan terkait,” ujar Muntamah.

Menurutnya, masuknya investasi baru akan memberikan dampak yang luas terhadap perekonomian daerah. Selain membuka kesempatan kerja, investasi juga dapat mendorong pertumbuhan sektor usaha lainnya, mulai dari perdagangan, jasa, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang mendukung aktivitas industri.

Ia menilai pemerintah daerah perlu menciptakan iklim investasi yang kondusif sehingga investor memiliki keyakinan untuk menanamkan modal di Kabupaten Pati. Dengan semakin banyak perusahaan yang beroperasi, peluang masyarakat memperoleh pekerjaan juga akan semakin besar.

Muntamah juga berharap pemerintah tidak ragu membangun kerja sama dengan investor dari berbagai sektor usaha. Menurutnya, setiap peluang investasi yang masuk harus dimanfaatkan sebagai kesempatan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja baru.

“Apabila ada kesempatan harus berani menjalin kerja sama dengan investor lain, yang dapat membuka lapangan pekerjaan yang lebih luas. Adanya banyak lapangan pekerjaan, kami berharap dapat mengurangi pengangguran,” katanya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa upaya mengurangi angka pengangguran akan berpengaruh terhadap penurunan angka kemiskinan. Masyarakat yang memiliki pekerjaan tetap akan memperoleh penghasilan sehingga mampu memenuhi kebutuhan hidup sekaligus meningkatkan taraf ekonomi keluarganya.

Muntamah mengakui bahwa pengentasan kemiskinan merupakan pekerjaan yang membutuhkan proses panjang. Namun demikian, ia menegaskan pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk terus menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat melalui penciptaan peluang kerja yang berkelanjutan.

“Pemkab punya kewajiban menyejahterakan masyarakatnya, salah satunya adalah dengan membuka peluang kerja sehingga angka pengangguran dapat ditekan semaksimal mungkin,” pungkasnya.

Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan investor dapat terus diperkuat sehingga Kabupaten Pati mampu menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan. Dengan meningkatnya kesempatan kerja, angka pengangguran diharapkan menurun, kesejahteraan masyarakat meningkat, dan potensi munculnya persoalan sosial akibat tekanan ekonomi dapat diminimalkan. (Adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here