KanalSatu.id – PATI, Sampai saat ini, stunting menjadi salah satu problem kesehatan yang masih menggejala secara nasional. Masalah stunting bahkan menjadi perhatian khusus pemerintah, sehingga upaya-upaya untuk menekan angka stunting terus dilakukan. Masyarakat juga harus ikut mendukung upaya penanganan stunting.
Terkait hal tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Pati Ali Badrudin mengajak masyarakat untuk ikut menekan agar stunting dalam ditangani secara serius. “Persoalan stunting ini wajib diwaspadai karena dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan otak bagi anak,” tutur Ali kepada KanalSatu.id.
Politisi dari Partai Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan ini menjelaskan, bahwa dampak stunting ini bukan hanya urusan tinggi badan, tetapi yang paling ditakutkan, adalah resiko terjadi rendahnya kemampuan anak untuk belajar, bahkan resiko munculnya penyakit-penyakit kronis yang gampang masuk ke tubuh anak. “Ini persoalan serius dan butuh penanganan serius,” tegasnya.
Politisi dari Pati selatan ini menjelaskan, bahwa ada beberapa elemen yang perlu diperhatikan dalam mencegah masalah stunting yakni, diantaranya adalah memenuhi asupan gizi yang cukup sebelum merencanakan kehamilan dan selama kehamilan, ditambah 1000 hari pertama kehidupan bayi. Selain itu, bayi diberikan ASI sampai usia 6 bulan, dan jangan lupa melakukan pemeriksaan rutin ke posyandu agar bisa memantau perkembangan anak, serta memastikan anak mendapatkan imunisasi lengkap.
“Misalnya dengan memperbanyak makan sumber protein serta mengkonsumsi sayuran dan buah. Dalam satu piring, setengahnya dapat diisi sumber protein baik hewani maupun nabati. Dan ini tidak harus mahal, namun porsi tersebut dapat terpenuhi,” pungkasnya. (Adv)










