Beranda Advertorial DPRD Pati Dorong UMKM Rumahan Go Digital agar Pasarnya Makin Luas

DPRD Pati Dorong UMKM Rumahan Go Digital agar Pasarnya Makin Luas

0
Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi PDIP, Warsiti
Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi PDIP, Warsiti

PATI – KanalSatu.id, Pelaku UMKM rumahan di Kabupaten Pati didorong memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas pemasaran produk. Cara tersebut dinilai dapat membantu usaha kecil menjangkau lebih banyak konsumen tanpa harus mengeluarkan modal besar untuk membuka toko fisik.

Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi PDIP, Warsiti, mengatakan perkembangan teknologi memberikan peluang bagi pelaku usaha rumahan untuk memperkenalkan produk melalui berbagai media digital.

Menurutnya, pelaku UMKM tidak harus memiliki tempat usaha besar untuk mendapatkan pelanggan. Produk yang dibuat dari rumah tetap dapat dipasarkan secara luas apabila pelaku usaha mampu memanfaatkan teknologi secara tepat.

“Pelaku usaha rumahan tidak harus memiliki toko besar untuk mendapatkan pelanggan. Teknologi yang ada bisa dimanfaatkan untuk mempromosikan produk sekaligus meningkatkan produktivitas usaha,” ujar Warsiti.

Ia menilai digitalisasi pemasaran menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan dalam pembinaan UMKM. Selain membantu promosi, penggunaan media digital dapat membuka akses kepada konsumen yang sebelumnya sulit dijangkau oleh usaha berskala kecil.

Namun, Warsiti mengingatkan bahwa kemampuan pemasaran digital bukan satu-satunya hal yang perlu diperkuat. Pelaku UMKM juga perlu memahami cara membuat kemasan yang menarik dan mengelola keuangan usaha secara sederhana.

Kemampuan tersebut diperlukan agar peningkatan pemasaran dapat diikuti dengan kesiapan usaha dalam memenuhi permintaan konsumen. Dengan pengelolaan yang lebih baik, pertumbuhan penjualan diharapkan dapat memberikan dampak terhadap pendapatan keluarga.

“Banyak UMKM yang berawal dari usaha rumahan. Kalau usahanya berkembang, tentu memberikan dampak terhadap ekonomi keluarga. Maka pembinaan dan dukungan kepada mereka harus benar-benar diperhatikan,” katanya.

Warsiti mendorong pemerintah daerah menyediakan pelatihan yang praktis dan mudah diterapkan. Materi pelatihan sebaiknya menyesuaikan kemampuan dan kebutuhan pelaku UMKM, bukan hanya memberikan materi umum.

Pendampingan setelah pelatihan juga dinilai penting. Pelaku usaha membutuhkan arahan ketika mulai menerapkan strategi pemasaran maupun pencatatan keuangan dalam aktivitas bisnis sehari-hari.

Dengan pemanfaatan teknologi dan pembinaan yang berkelanjutan, UMKM rumahan di Pati diharapkan mampu memperluas pasar, meningkatkan produktivitas dan memberikan tambahan pendapatan yang lebih baik bagi keluarga pelaku usaha. (ADV)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here