PATI – KanalSatu.id, Sebagai respons atas kekeringan ekstrem akibat kemarau panjang yang melanda Kabupaten Pati, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pati menggelar aksi kemanusiaan dengan menyalurkan sebanyak 10 tangki air bersih kepada warga terdampak, Rabu (23/9/2026).
Penyaluran bantuan kali ini difokuskan pada satu wilayah, yakni Desa Pecangaan, Kecamatan Batangan. Berdasarkan informasi yang dihimpun, warga di desa tersebut telah mengalami krisis air bersih selama hampir tiga bulan terakhir sebagai dampak kemarau berkepanjangan.
Kepala MAN 1 Pati, Moh Kodri, yang diwakili oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Lazuardi Fajar Nurrahmansyah, menjelaskan bahwa aksi sosial ini melibatkan perwakilan siswa dari berbagai organisasi dan kegiatan ekstrakurikuler yang ada di lingkungan madrasah tersebut.
Ia mengungkapkan, bantuan air bersih ini murni berasal dari hasil penggalangan dana yang dilakukan langsung oleh para siswa, hasil kolaborasi antarorganisasi seperti OSIS, Santri Boarding School Ulul Albab, kelompok suporter Brigade of MANSAPA (BOM), Pramuka, tim jurnalistik, hingga organisasi siswa lainnya.
“Lewat aksi tentunya kami bersama dengan siswa-siswi ingin eksis dalam gerakan kemanusiaan. Setidaknya hari ini ada 10 air bersih yang mana dana ini merupakan hasil galang dana dari para siswa. Dan penyaluran juga dilakukan oleh siswa-siswi,” jelas Lazuardi.
Salah satu perwakilan siswa, Faizza Hilman Octavian, menambahkan bahwa kegiatan yang mengusung tema #mansapaberbagi ini tidak akan berhenti sampai di sini. Pihaknya berencana memperluas jangkauan bantuan ke lokasi-lokasi lain yang juga terdampak kekeringan parah.
“Ke depan kita juga akan menyalurkan bantuan sama, saat ini kami sedang mengumpulkan informasi wilayah-wilayah yang terdampak parah akan kemarau panjang ini,” ungkapnya.
Di sisi lain, rasa syukur juga datang dari warga penerima manfaat. Karmani (45), salah satu warga Desa Pecangaan, menyampaikan terima kasihnya atas bantuan air bersih yang diterimanya.
Ia mengaku sangat terbantu dengan adanya pasokan air tersebut, mengingat kebutuhan air bersih warga sehari-hari kini sangat bergantung padanya, sementara sumber air dari sumur warga sudah tidak lagi mencukupi selama musim kemarau kali ini.
“Dengan ini kami sangat terbantu ya, karena kami di daerah ini memang saat ini sangat membutuhkan air untuk kebutuhan kami sehari-hari, karena kalau mengandalkan air dari sumur itu sangat kurang saat kemarau kali ini,” ujarnya.
Perlu diketahui, kegiatan penyaluran bantuan air bersih semacam ini akan terus dilanjutkan oleh MAN 1 Pati sebagai bagian dari upaya merespons dampak bencana kekeringan yang masih berlangsung. Aksi sosial ini sendiri merupakan bagian dari program tahunan organisasi siswa di MAN 1 Pati, sekaligus wujud nyata dalam menumbuhkan budaya kepedulian terhadap masyarakat sekitar. (RED)












