Beranda Daerah Diduga Dipicu Bakar Sisa Jerami Tebu, Api Ludeskan TPS Plosojenar Jakenan

Diduga Dipicu Bakar Sisa Jerami Tebu, Api Ludeskan TPS Plosojenar Jakenan

0

PATI – KanalSatu.id, Kebakaran hebat melanda Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Plosojenar di Kecamatan Jakenan, Kabupaten Pati, pada Rabu (23/9/2026) siang. Dugaan sementara, api berasal dari bara sisa pembakaran jerami tebu (slamper) di lahan yang berbatasan langsung dengan TPS, yang sengaja dibakar oleh pemilik lahan.

Petugas Pos Damkar Juwana menerima laporan kebakaran sekitar pukul 10.00 WIB dan segera bergerak menuju lokasi. Namun, kondisi angin yang berembus kencang membuat api dengan cepat membesar dan meluas ke seluruh area pembuangan sampah yang memang berisiko tinggi terhadap penyebaran api.

Proses pemadaman berlangsung hingga sore hari, mengingat titik api telah menyusup jauh ke dalam tumpukan sampah. Tim gabungan yang terdiri dari Pos Damkar Juwana, Pos Damkar Pati, BPBD Pati, DPUTR Pati, AWC Polresta Pati, personel Yonif TP 936/Satria Joyokusumo, TNI setempat, hingga relawan dari PT Garuda Food dan PG Trangkil mengerahkan sekitar 13 armada pemadam kebakaran untuk menaklukkan kobaran api.

Kabid Damkar dan Linmas Satpol PP Kabupaten Pati, Dwi Prasetyo, menjelaskan bahwa akses lokasi yang sempit menjadi tantangan tersendiri bagi tim pemadam di lapangan.

“Akses lokasinya cukup sempit sehingga mobil kesulitan menjangkau titik api langsung. Kami harus menggelar selang hingga 35 sampai 40 meter. Selain itu, arah dan tiupan angin sangat kencang, serta suplai air harus terus dipasok secara berkelanjutan,” ujarnya.

Kasus ini kini tengah didalami penyebab pastinya oleh pihak Polsek Jakenan. Dwi Prasetyo turut mengimbau masyarakat agar tidak membakar sampah maupun slamper tebu di siang hari selama musim kemarau ekstrem seperti sekarang.

“Kami harapkan masyarakat jangan membakar sampah atau slamper tebu pada jam-jam rawan dan terik siang hari. Jika memang sangat diperlukan, lakukan pembakaran di malam hari di atas pukul 20.00 WIB ketika hembusan angin relatif lebih tenang dan suhu udara tidak terlalu panas,” imbaunya. (RED)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here