SEMARANG – KanalSatu.id, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, mendorong Perkumpulan Olahraga Tarian Baris Indonesia (POTBI) Jawa Tengah, untuk memperkuat gerakan edukasi kesehatan kepada masyarakat melalui berbagai aktivitas olahraga.
Hal itu disampaikan Nawal saat audiensi bersama pengurus POTBI Jawa Tengah, di Rumah Dinas Wagub, Jalan Rinjani, Kota Semarang, Rabu (5/8/2026). Menurutnya, olahraga tidak hanya menjaga kebugaran tubuh, tetapi juga menjadi sarana efektif membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya hidup sehat.
Ketua Tim Pembina Posyandu Jateng ini mengatakan, gerakan tarian baris, senam langkah dansa, maupun senam jantung yang menjadi program POTBI, perlu diperluas agar menjangkau lebih banyak masyarakat. Dengan semakin banyak warga yang aktif berolahraga, diharapkan kualitas kesehatan masyarakat juga semakin meningkat.
Untuk mewujudkan hal tersebut, pihaknya siap berkolaborasi dengan POTBI, melalui pelibatan kader PKK dan Posyandu hingga tingkat desa dan kelurahan. Menurutnya, jaringan kader yang tersebar di seluruh Jawa Tengah menjadi kekuatan untuk mengedukasi masyarakat agar menerapkan pola hidup sehat.
“Kader PKK dan Posyandu di Jawa Tengah harus aware tentang bagaimana menjaga kesehatan, terutama bagi kelompok rentan seperti perempuan. Memang gerakan ini harus masif dan sampai ke akar rumput,” ujar Nawal.
Selain mendorong kesehatan fisik melalui olahraga, Nawal menegaskan, edukasi kesehatan juga harus mencakup kesehatan mental. Karena itu, TP Posyandu Jateng terus memperkuat layanan melalui penerapan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), termasuk menghadirkan layanan konseling bagi masyarakat.
“Program kita tidak hanya kesehatan fisik, tetapi juga kesehatan mental melalui Posyandu 6 SPM. Di beberapa Posyandu sudah menyediakan layanan konseling, dengan menggandeng psikolog profesional,” ungkap istri Wagub Jateng.
Pada kesempatan itu, Nawal juga mengapresiasi prestasi POTBI Jawa Tengah, yang berhasil meraih Juara I Lomba Senam Kreasi Tingkat Nasional pada Grand Final Lomba Senam Kreasi Antar-Induk Organisasi Olahraga (Inorga) Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI), di Alun-alun Balai Kota Depok, 2 Agustus 2026 lalu.
Prestasi tersebut menjadi modal penting bagi POTBI untuk semakin aktif menggerakkan masyarakat membiasakan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Dia berharap, keberhasilan di tingkat nasional dapat diikuti dengan gerakan nyata, yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Sementara itu, Ketua POTBI Jawa Tengah Kadartiastuti mengatakan, organisasinya terus mengembangkan berbagai cabang olahraga rekreasi, yang dapat diikuti seluruh lapisan masyarakat, mulai dari pelajar hingga lanjut usia.
Selain berbagai kegiatan olahraga, POTBI Jateng juga memiliki program hidroterapi yang ditujukan bagi lansia. Program itu diharapkan dapat dikembangkan melalui sinergi dengan pemerintah daerah, dan berbagai organisasi kemasyarakatan.
Kadartiastuti menambahkan, seluruh kegiatan POTBI dirancang sebagai media edukasi kesehatan yang mudah diterapkan masyarakat. Berbagai gerakan senam dikemas sederhana, sehingga dapat dilakukan oleh semua kelompok usia tanpa memerlukan kemampuan khusus.
“Kita akan terus mengedukasi masyarakat, bagaimana kita melatih diri untuk sehat. Kegiatan-kegiatan kami memang lebih banyak senam-senam. Dan itu mudah, sederhana, tapi mengenai untuk kesehatan,” pungkasnya.
(Hms.Jtg)












