Beranda Uncategorized Dewan Sukarno Sebut Pupuk Biosaka Terbukti Menyuburkan Tanaman Kedelai

Dewan Sukarno Sebut Pupuk Biosaka Terbukti Menyuburkan Tanaman Kedelai

0
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati Ir. H. Sukarno
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati Ir. H. Sukarno

KanalSatu.id – PATI, – Kelangkaan pupuk subsidi yang sampai saat ini masih menjadi persoalan serius di kalangan petani. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati Ir. H. Sukarno mengajak petani untuk mulai beralih ke pupuk biosaka.

Sukarno menyebut, pupuk biosaka terbukti dapat menyuburkan tanaman kedelai. Hal itu dikatakan Sukarno saat dimintai tanggapan terkit dengan minat petani terhadap penggunaan biosaka. “Dengan Biosaka, petani sudah membuktikan tanaman kedelai bisa tumbuh subur dan menghasilkan polong kedelai yang lebih besar dan lebih banyak,” ujar Sukarno.

Kader Partai Golkar ini menjelaskan, saat ini banyak petani meramu sendiri semacam pupuk organik yang diberi nama Biosaka. Dirinya sering ikut dalam pelatihan pembuatan pupuk biosaka tersebut. “Ini salah satu alternatif dalam menghadapi kalangkaan pupuk subsidi dari pemerintah, yang justru lebih ramah lingkungan,” bebernya.

Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Pati ini menjelaskan, biosaka sendiri sebetulnya bukan pupuk atau pestisida. Akan tetapi elisitor yang mengurangi penggunaan pupuk kimia dan pestisida hingga 50 sampai 90 persen. “Biosaka ini bukan produk pabrikan yang diproduksi secara massal. Akan tetapi, saat ini masih diproduksi secara terbatas dan mandiri oleh para petani,” sambunya.

Lebih lanjut, politisi dari Daerah pemilihan (Dapil) III ini berharap, Biosaka kelak akan diserahkan ke Kkementerian terkait untuk diteliti dan ditindaklanjuti produksinya. “Jika itu nanti memberikan harapan kepada petani, maka perlu ditindaklanjuti oleh pemerintah untuk diproduksi secara massal. Hal ini akan lebih menguntungkan bagi para petani,” tutupnya. (Adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here