KanalSatu.id – PATI, – Beberapa tahun ini, sound system super kencang yang biasa disebut sound horeg semakin popular di kalangan masyarakat, terutama kaum muda. Trend sound horeg ini tidak bisa dimungkiri kalau selalu ada pro dan kontra. Tidak semua orang menggemari suara yang terlalu kencang. Sebagian menilai, sound jenis ini dianggapnya sebagai polusi suara, yang berpotensi mengganggu kenyamanan. Ibu-ibu gelisah karena bayi dan lansia terganggu, apalagi bagi yang mempunyai penyakit jantung.
Hal itu disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Pati Ali Badrudin. Ali agar pada saat merayakan malam takbir nanti malam, masyarakat tidak menggunakan Sound Horeg. “Sound horeg ini memang sedang trend. Namun, kami minta masyarakat dalam merayakan idul fitri nanti malam, tidak menggunakan sound system horeg. Ini demi menjaga kenyamanan masyarakat, sekaligus untuk menjaga subtansi dari makna idul fitri, yang menjunjung tinggi keregiliusan,” ujar Ali.
Wakil rakyat dari Pati selatan ini mendorong masyarakat untuk mengedepankan kekhidmatan dalam menggaungkan takbir dan tahmid pada malam lebaran nanti. Dia pun meminta, masyarakat mematuhi aturan, bahwa bagi yang melaksanakan takbir keliling, agar tidak ke luar desa, tetapi cukup dilaksanakan di dalam desa masing-masing.
“Kita patuhi aturan, sesuai dengan surat edaran Pj Bupati Pati, dan juga himbauan Kapolresta Pati, agar takbir keliling dilaksanakan di desa masing-masing untuk menjaga kondusifitas di lingkungan masing-masing,” lanjut Ali. (Adv)










