KanalSatu.id – PATI, – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati Ali Badrudin meminta agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) untuk bisa mengatasi kelangkaan gas LPG subsidi 3kg.
“Memang banyak keluhan. Harapannya jelas pemerintah kabupaten Pati yang dalam hal ini adalah Disdagperin bisa segera mencarikan solusi. Jangan sampai ada permainan oknum,” harap Ketua Dewan.
Politisi dari PDI-P ini juga tak memungkiri, kebutuhan akan gas LPG subsidi sangat diperlukan masyarakat dalam menghadapi bulan suci ramadhan. Sehingga besar harapan Ali agar masalah ini bisa sesegera mungkin dicarikan solusi.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Pati, Hadi Santoso mengungkapkan bahwa ada beberapa faktor yang menyebabkan kelangkaan tabung LPG 3 kilogram.
Pertama, tingkat konsumsi LPG 3 kilogram meningkat di bulan Ramadan. Mengingat, di bulan ini banyak masyarakat yang menggunakan gas untuk memasak. “Konsumsi meningkat, sehingga LPG langka. Apalagi di bulan Ramadhan banyak masyarakat yang menggunakan gas untuk memasak,” ungkapnya.
Kedua, Hadi menduga banyak masyarakat yang berganti ke LPG melon. Awalnya mereka menggunakan gas non subsidi seperti gas 5,5 kg dan 12 kg.
Ketiga, ada pembatasan dari Kementerian untuk pembelian gas, itu sesuai dengan pendataan tahun kemarin yang dilakukan.
Faktor keempat, di bulan Februari dan Maret banyak hari libur. Hal ini menyebabkan adanya keterlambatan penyaluran. “Jadi dari agen itu biasanya hari libur nasional ikut libur, sehingga tidak ada droping dari agen. Sehingga ada beberapa daerah atau wilayah yang pasokannya terlambat,” tutup Hadi. (Adv)










