KanalSatu.id – PATI, – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pati, Mustamaji membenarkan jika bonus untuk pelatih Porprov Jateng 2023 hingga saat ini belum selesai 100 persen. Ia mengatakan, pihaknya masih memiliki tunggakan kepada pelatih Porprov sebesar 43 persen.
Tak main-main, besaran tunggakan ini mencapai Rp 1,2 miliyar. Mustamaji sampai saat ini juga masih belum tahu mengapa anggaran yang seharusnya diperuntukkan untuk jasa-jasa pelatih yang telah mengharumkan nama Pati belum juga dicarikan oleh Pemkab.
“Nominal dari 43 persen jumlah pelatih, sekitar Rp 1,2 miliyar. Bonus untuk atlet sudah selesai Desember kemarin, termasuk pelatih sudah 57 persen,” kata Mustamaji.
Disisi lain Ketua DPRD Pati Ali Badrudin turut prihatin atas belum selesai diberikannya bonus kepada pelatih Porprov Jateng 2023. Dirinya pun sangat menyayangkan kejadian ini, pasalnya pelatih yang telah membantu para atlet berprestasi dan mengharumkan nama Pati belum mendapat apresiasi sebagaimana mestinya.
Politisi dari PDI-P bahkan tak sungkan menyinggung kinerja dari Penjabat (Pj) Bupati Pati Henggar Budi Anggoro yang dirasa kurang satset dalam bekerja.
Terlebih, terlambatnya pemberian bonus Porprov ini bukan sekali dua kali ini saja. Sebelumnya, pemberian bonus untuk atlet dan pelatih Porprov juga tersendat hingga baru dicarikan pada bulan Desember.
“Kalau soal bonus ya tanyakan sama Pj Bupati kenapa belum dicarikan. Ini juga menjadi tanda tanya kami yang ada di DPRD. Jangan sampai nanti masyarakat menyalahkan kami, karena ketidaksigapan Pj untuk mengurus ini,” keluhnya, Rabu 13 Maret 2024.
Selama hampir 2 tahun kinerja sebagai orang nomor satu di Kabupaten Pati, Ali juga menyebut tidak ada perubahan berarti termasuk dalam hal pembangunan maupun penanganan bencana di Pati.
“Kalau Pj ini tidak seperti zamannya pak Haryanto (mantan Bupati) dulu. Komunikasi dengan kami DPRD juga buruk, sangat besar dengan jamannya Haryanto” tutupnya. (Adv)










