Beranda Berita Terbaru Empat Inovasi Salatiga Jadi Ruang Belajar Peserta PKA dan PKP

Empat Inovasi Salatiga Jadi Ruang Belajar Peserta PKA dan PKP

0

SALATIGA – KanalSatu.id, Empat inovasi pelayanan publik di Kota Salatiga menjadi ruang belajar bagi peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) dan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP), untuk melihat langsung bagaimana pemerintah menghadirkan layanan yang adaptif, inklusif, terintegrasi, dan berbasis kebutuhan masyarakat.

Keempat inovasi tersebut yakni Kompas di Dinkop UKM, Sidela di Diskominfo, Pintar Tulis di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, serta Satu Data Medis di RSUD Kota Salatiga. Keempatnya dipelajari dalam studi lapangan PKA Angkatan 2 dan PKP Angkatan 1 Tahun 2026 yang diselenggarakan Balai Besar Pengembangan Kompetensi Aparatur Pemerintahan Dalam Negeri III (BBPKA PDN III) Kemendagri, Senin (7/9/2026).

Studi lapangan tersebut menjadi momentum bagi peserta untuk menggali praktik baik, sekaligus melihat secara langsung penerapan inovasi dalam pelayanan publik yang dapat dikembangkan sesuai kebutuhan masing-masing daerah.
Wali Kota Salatiga Robby Hernawan mengatakan, tantangan pemerintahan saat ini membutuhkan pemimpin yang mampu beradaptasi, terbuka terhadap perubahan, serta cepat dan tepat dalam mengambil keputusan.

“Pemimpin tidak cukup hanya mengelola organisasi, tetapi juga harus mampu menggerakkan kolaborasi dan menghadirkan inovasi untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang,” ujar Robby.

Menurutnya, inovasi bukan sekadar menciptakan sesuatu yang baru, tetapi bagaimana sebuah gagasan mampu memberikan manfaat nyata dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Sementara itu, Kepala BBPKA PDN III Kemendagri, M. Weli Septiya Putra mengatakan, studi lapangan tidak hanya diarahkan untuk mempelajari best practice, tetapi juga melatih peserta mengidentifikasi permasalahan kinerja dan pelayanan publik, merancang solusi inovatif, serta melakukan advokasi kepada instansi terkait.

Melalui studi lapangan tersebut, peserta diharapkan tidak sekadar memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga mampu mengidentifikasi gagasan yang relevan untuk diterapkan di instansi dan daerah masing-masing.

Dari Salatiga, inovasi bukan hanya untuk diterapkan, tetapi juga dibagikan. Sebab, pemerintahan yang terus belajar dan berani berinovasi akan semakin siap menghadirkan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat.

(Hms.Jtg)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here