
PEKALONGAN – KanalSatu.Id, Proyek pelebaran jalan kabupaten yang berlokasi di Desa Silirejo, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, menuai sorotan dari warga setempat. Selain dilaksanakan tanpa adanya papan informasi resmi, aktivitas penggalian proyek tersebut juga merusak pipa saluran air bersih milik warga.
Kegiatan proyek tersebut baru memasuki tahap penggalian tanah. Namun, proses penggalian tersebut merusak beberapa titik pipa air bersih milik warga. Pada saat itu, tidak terlihat adanya aktivitas pekerja maupun keberadaan papan informasi proyek di lokasi. Hal ini kita himpun berdasarkan data di lapangan, pada Selasa (30/6/2026).
Menurut keterangan salah seorang warga setempat, proyek ini
bertujuan untuk melebarkan jalan kabupaten yang terlalu sempit dan kerap mengalami kemacetan.
“Kalau ada mobil atau truk berpapasan, salah satunya harus berhenti dulu, karena jalannya terlalu sempit, dan Proyek pelebaran itu sendiri sudah berjalan kurang lebih sekitar 3 sampai 4 hari”, ungkap warga yang enggan disebutkan namanya.
Lebih lanjut, Ketika warga dikonfirmasi terkait penanggung jawab di lapangan, warga mengaku beberapa kali melihat pelaksana proyek berada di lokasi semenjak kegiatan dimulai.
“Setahu saya pelaksananya orangnya tinggi, berasal dari Kauman, Wiradesa”, tuturnya.
Sementara itu, di sisi selatan lokasi proyek, terlihat seorang warga tengah sibuk memperbaiki pipa air bersih yang mengalir ke rumah-rumah penduduk. Warga mengatakan, bahwa ia bukan bagian dari pekerja proyek pelebaran jalan ini.
“Saya bukan pekerja proyek. Saya warga sini yang membantu membetulkan pipa air bersih milik warga yang rusak, dampak kerukan alat galian,” katanya.

Warga juga menambahkan, terkait informasi pertanggungjawaban kerusakan tersebut berdasarkan instruksi dari pihak pelaksana ataupun pengawas.
“Menurut mandor proyek, kerusakan pipa ini disuruh perbaiki dulu secara mandiri. Kami diminta membuat nota atau Surat Pertanggungjawaban (SPJ), dan akan diserahkan ke pihak DPRD supaya biaya perbaikannya tersebut akan segera diganti”, imbuhnya.
Kepala Bidang Bina Marga DPU Taru kabupaten Pekalongan, Faruk waktu dikonfirmasi melalui telpon, beliau menjawab melalui chat WA menyampaikan, bahwa beliau masih ikut rapat di DPRD kabupaten Pekalongan.
Hingga Berita ini ditayangkan, dari pihak jasa Kontruksi yang bersangkutan belum bisa di konfirmasi. (Kf)










