Beranda Advertorial Joni Kurnianto Minta Alun-Alun Kembangjoyo Lebih Hidup, Pasar Rakyat Dinilai Jadi Solusi

Joni Kurnianto Minta Alun-Alun Kembangjoyo Lebih Hidup, Pasar Rakyat Dinilai Jadi Solusi

0
Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto
Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto

PATI – KanalSatu.id,  Kondisi Alun-Alun Kembangjoyo yang dinilai masih sepi pengunjung mendorong DPRD Kabupaten Pati untuk mengusulkan langkah konkret guna menghidupkan kembali kawasan tersebut. Salah satu upaya yang didorong adalah penyelenggaraan Pasar Rakyat secara berkala agar aktivitas masyarakat dan ekonomi lokal kembali bergairah.

Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto, menilai kegiatan Pasar Rakyat dapat menjadi magnet yang mampu menarik masyarakat datang ke kawasan alun-alun. Kehadiran pengunjung yang meningkat otomatis akan memberikan dampak positif bagi para pedagang yang berjualan di sekitar lokasi.

“Alhamdulillah Pak Plt mendukung, setiap minggu genap diadakan acara di sana,” kata Joni.

Menurutnya, kegiatan yang berlangsung secara rutin akan menciptakan kebiasaan baru di tengah masyarakat. Alun-Alun Kembangjoyo tidak hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi juga menjadi pusat kegiatan ekonomi dan hiburan keluarga.

Meski demikian, Joni menegaskan bahwa keberhasilan penataan kawasan tidak bisa hanya mengandalkan kegiatan seremonial. Pemerintah daerah juga harus memperhatikan kebutuhan para PKL yang selama ini menjadi bagian penting dari aktivitas ekonomi di lokasi tersebut.

Ia menilai banyak pedagang yang membutuhkan dukungan berupa akses permodalan, fasilitas usaha yang memadai, serta kepastian tempat berdagang yang aman dan nyaman.

“Yang jelas pemerintah harus ikut serta membantu PKL, termasuk permodalan, lokasinya juga dibuat aman dan nyaman. Jangan hanya ditarik iuran dan relokasi tetapi tidak ada solusi,” ujarnya.

Joni menyebut para pedagang pada dasarnya siap mengikuti aturan yang ditetapkan pemerintah daerah selama kebijakan yang dibuat juga memperhatikan kepentingan mereka. Karena itu, pendekatan yang dilakukan harus bersifat kolaboratif dan memberikan manfaat bagi semua pihak.

Selain itu, ia juga menyoroti kondisi kawasan Alun-Alun Kembangjoyo yang menurutnya belum dikelola secara optimal. Padahal pemerintah pernah mengalokasikan anggaran cukup besar untuk menata area tersebut agar menjadi pusat aktivitas PKL.

“Itu kan dulu dianggarkan Rp10 miliar tetapi tidak dirawat. Ini tidak ada dinas yang bertanggung jawab, makanya ini harus disikapi,” katanya.

DPRD Kabupaten Pati berharap ada kejelasan mengenai pengelolaan kawasan tersebut sehingga berbagai fasilitas yang telah dibangun dapat dimanfaatkan secara maksimal. Dengan pengelolaan yang baik, Alun-Alun Kembangjoyo diyakini mampu kembali menjadi salah satu pusat keramaian dan aktivitas ekonomi masyarakat Pati. (Adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here