Beranda Advertorial Karhutla Lawu Utara di Ngawi Terkendali, Petani Kopi Bersama Polsek Kendal dan...

Karhutla Lawu Utara di Ngawi Terkendali, Petani Kopi Bersama Polsek Kendal dan TNI Cegah Api Meluas

0

NGAWI – KanalSatu.id – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang sempat merambah kawasan Petak 42 E RPH Campurejo, BKPH Lawu Utara, Dusun Campurejo, Desa Karangrejo, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi, berhasil dipadamkan, Senin (14/9/2026)

Kebakaran tersebut diketahui berasal dari titik api di Petak 60 RPH Bedagung, BKPH Lawu Selatan, wilayah Desa Bedagung, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, yang berbatasan langsung dengan kawasan RPH Campurejo, BKPH Lawu Utara.

Dalam penanganannya, petani kopi dan petani pinus bersama unsur TNI-Polri, Perhutani, BPBD serta jajaran terkait bergerak melakukan pemadaman sekaligus membuat ilaran untuk mencegah api kembali menjalar.

Dari luas kawasan Petak 42 E sekitar 7 hektare, area yang terdampak kebakaran diperkirakan sekitar 1 hektare. Saat ini api telah berhasil dipadamkan dan kondisi terus dipantau guna mengantisipasi munculnya titik api baru.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Kendal menegaskan bahwa sinergi seluruh pihak menjadi kunci dalam mengendalikan karhutla, khususnya di kawasan hutan yang berbatasan dengan wilayah Kabupaten Magetan.

“Api sudah berhasil dipadamkan. Personel bersama Perhutani dan kelompok petani tetap melakukan monitoring serta koordinasi untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali muncul dan mencegah api menjalar ke wilayah lainnya,” ujar Kapolsek Kendal AKP Agus

Upaya penanganan dilakukan dengan medan yang cukup sulit. Lokasi kebakaran hanya dapat diakses dari titik parkir kendaraan dengan berjalan kaki sekitar 5 kilometer.

Hingga saat ini, personel Polsek Kendal, Koramil Kendal, KRPH Campurejo, serta kelompok petani kopi masih bersiaga melakukan pemantauan perkembangan situasi.

Polres Ngawi mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terlebih di kawasan hutan yang kondisinya rawan terjadi karhutla.

(Arifin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here