PATI – KanalSatu.id, Petani di Kabupaten Pati kini tidak perlu lagi repot membawa banyak dokumen saat membeli pupuk subsidi. Komisi B DPRD Kabupaten Pati menyebut penebusan pupuk subsidi cukup menggunakan KTP sesuai kebijakan terbaru dari Kementerian Pertanian.
Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Muslihan, mengatakan kebijakan baru tersebut dibuat untuk mempermudah akses petani terhadap pupuk subsidi. Dengan sistem yang lebih sederhana, petani diharapkan tidak lagi mengalami kendala administrasi saat membeli pupuk.
“Kalau dulu kan kartu tani, itu tidak perlu. Cukup KTP lewat PPL masing-masing. Sehingga penerima subsidi pupuk bisa tepat sasaran,” ujar Muslihan.
Ia menjelaskan, sebelumnya petani sering diminta membawa berbagai persyaratan tambahan seperti surat dari pemerintah desa maupun bukti pembayaran pajak. Kondisi itu dinilai cukup menyulitkan, terutama bagi petani di wilayah pedesaan.
Dengan kebijakan baru ini, pemerintah berharap distribusi pupuk subsidi menjadi lebih cepat dan tepat sasaran. Data penerima subsidi nantinya akan disesuaikan melalui sistem yang terhubung dengan identitas petani.
Meski demikian, Muslihan meminta para Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) di setiap kecamatan lebih aktif melakukan sosialisasi kepada petani. Ia menilai banyak petani yang belum memahami perubahan aturan tersebut sehingga perlu pendampingan langsung di lapangan.
Menurutnya, keberadaan PPL sangat penting untuk membantu menjelaskan mekanisme pembelian pupuk subsidi agar tidak terjadi kesalahan maupun miskomunikasi.
Selain PPL, DPRD Kabupaten Pati juga meminta Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Pati lebih responsif terhadap keluhan petani. Muslihan menilai pemerintah daerah harus aktif memastikan distribusi pupuk subsidi berjalan lancar.
“Dispertan juga harus proaktif untuk menjawab keluhan masyarakat. Kami mendorong agar sesuai dengan regulasi, bahwa masyarakat berhak menerima subsidi asalkan punya lahan pertanian dan hanya melalui KTP karena sudah tersistem tidak perlu surat pajak,” katanya.
Tak hanya soal distribusi pupuk, Muslihan juga mengapresiasi sejumlah kebijakan Presiden Prabowo Subianto di sektor pertanian. Ia mendukung upaya pemerintah pusat meningkatkan kuota pupuk subsidi serta menurunkan harga pupuk hingga 20 persen demi mendukung swasembada pangan nasional.
DPRD Kabupaten Pati berharap kebijakan tersebut benar-benar membantu petani meningkatkan hasil produksi dan menjaga stabilitas sektor pertanian di daerah. (Adv)










