
JEPARA – KanalSatu.id, Empat petinggi (kepala desa) hasil Pergantian Antarwaktu (PAW) di Jepara resmi dilantik di Pendapa Kartini, Kamis (23/4/2026). Mereka berasal dari Desa Platar (Tahunan), Bugel dan Tedunan (Kedung) serta Bandung (Mayong).
Bupati Jepara Witiarso Utomo mengatakan, pelantikan dilakukan agar roda pemerintahan desa tetap berjalan.
“Petinggi yang dilantik diharapkan dapat mempercepat pelayanan, kepada masyarakat dan menggerakkan pemerintahan desa,” ujarnya.
Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsospermasdes) Jepara Moh Ali, menjelaskan, PAW dilaksanakan karena jabatan petinggi di empat desa sebelumnya dijabat oleh penjabat (Pj) dalam waktu cukup lama.
“PAW dilakukan karena masa jabatan Pj sudah lebih dari satu tahun, dan masih tersisa masa jabatan definitif,” ujarnya.
Disampaikan, kekosongan jabatan tersebut disebabkan berbagai faktor. Masa jabatan keempat petinggi hasil PAW tersebut akan berakhir pada 4 Desember 2027.
“Dua desa karena petinggi meninggal dunia, satu desa mengundurkan diri karena sakit, dan satu desa karena persoalan administratif,” terangnya.
Sementara itu, Petinggi Bugel Ali Musyafa’ menyatakan, dirinya akan segera melakukan konsolidasi internal, setelah dilantik.
“Kami akan berkoordinasi dengan perangkat desa dan BPD untuk menentukan langkah bersama,” ujarnya.
Dia menegaskan, akan melanjutkan program yang telah dirintis sebelumnya, dengan sejumlah pembenahan.
“Yang belum berjalan akan kami lanjutkan, terutama terkait transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran desa,” kata dia.
Penulis: (Hms.Jpr)
Editor: (Hms.Jtg)









