PATI – KanalSatu.id, Suasana meriah mewarnai Desa Sukolilo, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, saat masyarakat mengikuti rangkaian perayaan Tradisi Meron. Karnaval budaya yang menjadi bagian dari kegiatan tersebut berhasil mengundang antusiasme warga dari berbagai kalangan.
Keterlibatan masyarakat dalam kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari Kepala Desa Sukolilo, Ahmad Amirudin. Ia menilai kekompakan warga menjadi modal penting untuk mempertahankan tradisi budaya yang setiap tahun dirayakan masyarakat.
Ahmad mengatakan keberhasilan kegiatan tidak terlepas dari peran masyarakat dan panitia. Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga yang telah meluangkan waktu untuk ikut memeriahkan acara.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga Desa Sukolilo khususnya, dan juga ketua panitia beserta anggota, atas partisipasi warga mengikuti acara merayakan kebudayaan Meron. Alhamdulillah, hari ini ada karnaval dan antusias warga itu luar biasa,” kata Ahmad.
Menurutnya, tingginya partisipasi warga menunjukkan bahwa Tradisi Meron masih memiliki tempat penting di tengah masyarakat Sukolilo. Karena itu, pemerintah desa bersama panitia berkomitmen menjaga agar pelaksanaan tradisi tersebut dapat terus berkembang.
Evaluasi juga akan dilakukan setelah kegiatan. Pemerintah desa tidak ingin penyelenggaraan tradisi hanya berjalan sebagai rutinitas tahunan tanpa adanya perbaikan.
“Kami segenap pemerintah desa dan juga panitia selalu mengevaluasi untuk bagaimana ke depannya lebih baik, dan lebih baik lagi,” ujar Ahmad.
Evaluasi tersebut diharapkan dapat menjadi bahan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pada tahun berikutnya, baik dari sisi rangkaian acara maupun keterlibatan masyarakat.
Selain mengapresiasi warga, Ahmad juga mengajak masyarakat untuk kembali menghadiri puncak Tradisi Meron yang akan dilaksanakan pada Kamis mendatang. Ia berharap kemeriahan dan semangat warga tetap terjaga hingga acara puncak.
“Sampai jumpa hari Kamis pada waktu hari H tradisi upacara Meron. Semangat! Semoga Pati semakin maju, Desa Sukolilo semakin maju, aman, dan nyaman,” pungkasnya.
Tradisi Meron pun diharapkan terus menjadi ruang kebersamaan bagi warga sekaligus sarana untuk mengenalkan dan melestarikan budaya lokal Sukolilo kepada generasi berikutnya. (RED)









