Beranda Advertorial Peternak Unggas Pati Dapat Kepastian Pasar, SPPG Mulai Beli Telur Rp26 Ribu

Peternak Unggas Pati Dapat Kepastian Pasar, SPPG Mulai Beli Telur Rp26 Ribu

0
Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Muslihan
Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Muslihan

PATI – KanalSatu.id,  Aspirasi peternak unggas Kabupaten Pati mulai mendapat tindak lanjut. Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) disepakati untuk membeli telur hasil peternak lokal dengan harga Rp26.000 per kilogram untuk memenuhi kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kesepakatan tersebut dicapai dalam pertemuan di Pendopo Kabupaten Pati. Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Muslihan, mengatakan seluruh SPPG di daerah nantinya akan diarahkan untuk menyerap hasil peternak lokal.

Menurutnya, kebijakan tersebut mulai diterapkan pada pekan depan. Penyerapan produk lokal diharapkan mampu memberikan kepastian pasar sekaligus membantu menjaga stabilitas harga telur.

“Alhamdulillah disepakati bahwa seluruh SPPG di Pati akan mengambil hasil peternak lokal, khususnya daging dan telur ayam,” kata Muslihan.

Persoalan harga telur sebelumnya menjadi perhatian para peternak. Dalam aksi demonstrasi pada Senin (10/8/2026), mereka menyampaikan keluhan terkait kondisi usaha peternakan yang tertekan oleh tingginya harga pakan.

Penyerapan oleh SPPG dinilai dapat menjadi salah satu jalan keluar karena produksi peternak lokal memiliki tujuan pasar yang lebih jelas. Dengan adanya pembelian untuk kebutuhan MBG, peternak diharapkan tidak terlalu kesulitan dalam memasarkan telur hasil produksi mereka.

Muslihan mengatakan kesepakatan tersebut tidak hanya berlaku pada satu SPPG. Pengadaan akan diarahkan secara seragam melalui kepala SPPG di masing-masing kecamatan.

Seluruh kepala SPPG nantinya diminta memiliki satu kesepahaman dalam pengadaan telur dan daging ayam melalui Asosiasi Peternak Unggas Kabupaten Pati.

Kebijakan tersebut menjadi tindak lanjut dari aspirasi yang sebelumnya disampaikan peternak kepada DPRD Kabupaten Pati. Harapannya, program pemerintah sekaligus dapat memberikan dampak ekonomi kepada pelaku usaha lokal.

Dengan harga yang telah disepakati, yakni Rp26.000 per kilogram, peternak memiliki gambaran pasar yang lebih jelas. Sementara SPPG memperoleh sumber pasokan telur dan daging ayam dari peternak lokal untuk mendukung kebutuhan program MBG.

Pelaksanaan kebijakan tersebut dijadwalkan mulai pekan depan dengan koordinasi antarpengelola SPPG di wilayah Kabupaten Pati. (ADV)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here