PATI — KanalSatu.id, Upaya pemerataan pembangunan di Kabupaten Pati masih menghadapi berbagai tantangan. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menilai perbaikan jalan dan saluran irigasi pertanian masih menjadi fokus yang perlu mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati.
Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Karmijan, menyebut bahwa kebutuhan pembangunan infrastruktur di daerah berjuluk Bumi Mina Tani itu cukup besar. Luas wilayah yang mencakup kawasan selatan hingga pesisir utara membuat pelaksanaan pembangunan membutuhkan anggaran yang tidak sedikit.
Menurutnya, keterbatasan anggaran menjadi salah satu penyebab masih adanya sejumlah ruas jalan yang belum dapat diperbaiki secara menyeluruh. Meski demikian, ia berharap pembangunan dapat terus dilakukan secara bertahap.
“Yang menjadi problem kita adalah anggaran yang terbatas. Dengan kondisi Kabupaten Pati yang sangat luas, masih banyak jalan yang kondisinya rusak,” ungkapnya.
Selain persoalan jalan, Karmijan juga menyoroti pentingnya perbaikan saluran irigasi. Infrastruktur pertanian tersebut dinilai memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas petani di berbagai wilayah Kabupaten Pati.
Ia mengatakan bahwa DPRD akan terus mendorong pemerintah daerah untuk memaksimalkan program pembangunan pada tahun ini. Harapannya, sejumlah pekerjaan yang belum selesai dapat dilanjutkan pada tahun mendatang.
Karmijan menambahkan bahwa masyarakat telah menaruh harapan besar terhadap peningkatan kualitas infrastruktur, terutama jalan dan jaringan irigasi. Oleh karena itu, keberlanjutan program pembangunan dinilai sangat penting.
Pemkab Pati sendiri telah memasukkan agenda penyelesaian infrastruktur dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musrenbang RKPD) Tahun 2027. Program tersebut menjadi bagian dari pembangunan berkelanjutan yang dimulai sejak 2025 hingga 2027.
Dengan adanya target tersebut, DPRD Kabupaten Pati berharap pemerataan pembangunan dapat semakin dirasakan masyarakat di seluruh wilayah, sehingga konektivitas dan sektor pertanian dapat berkembang lebih baik. (Red)






