PATI – KanalSatu.id, Sekretaris Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Mukit, mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap anak-anak dan remaja yang menghadiri hiburan rakyat, khususnya pertunjukan orkes dangdut yang belakangan sering diwarnai keributan.
Peringatan itu disampaikan menyusul insiden meninggalnya seorang remaja saat menghadiri pertunjukan orkes dangdut di Desa Bendar, Kecamatan Juwana. Peristiwa tersebut memicu keprihatinan banyak pihak karena hiburan yang seharusnya menjadi ajang kebersamaan justru berakhir tragis.
Mukit menilai, maraknya aksi kekerasan di lokasi hiburan rakyat tidak lepas dari lemahnya pengamanan. Menurutnya, aparat kepolisian bersama penyelenggara harus meningkatkan pengawasan di area acara, mulai dari pintu masuk hingga lokasi penonton.
Ia mengatakan, pemeriksaan terhadap pengunjung perlu dilakukan lebih ketat untuk mengantisipasi masuknya senjata tajam, minuman keras, maupun benda lain yang berpotensi memicu keributan. Selain itu, jumlah personel keamanan di lokasi acara juga dinilai perlu ditambah, terutama saat menghadapi pertunjukan yang dipadati ribuan penonton.
“Acara hiburan rakyat jangan sampai berubah menjadi tempat terjadinya kekerasan. Semua pihak harus memastikan masyarakat merasa aman saat datang ke lokasi,” ujar Mukit, Jumat 10 April 2026.
Selain aparat keamanan, Mukit juga meminta orang tua agar lebih memperhatikan aktivitas anak-anak mereka, terutama saat malam hari. Menurutnya, banyak kasus keributan di orkes dangdut melibatkan pelajar yang masih berusia remaja.
DPRD Pati berharap kepolisian segera melakukan evaluasi terhadap sistem pengamanan acara hiburan rakyat agar kejadian serupa tidak kembali terulang di wilayah Kabupaten Pati. (Red)










