PATI – KanalSatu.id, DPRD Kabupaten Pati mendorong pemerintah daerah untuk meningkatkan perhatian terhadap rendahnya minat baca anak-anak. Anggota DPRD Pati, Hj. Muntamah, menilai bahwa fenomena ini dipengaruhi oleh pesatnya perkembangan teknologi yang membuat anak lebih tertarik pada gadget.
“Penggunaan media sosial yang semakin meluas menyebabkan anak-anak cenderung mengabaikan kegiatan membaca. Kondisi tersebut berdampak pada menurunnya budaya literasi, khususnya di kalangan anak usia sekolah dasar,” paparnya.
Untuk mengatasi hal tersebut, Muntamah mengusulkan agar Pemerintah Kabupaten Pati menyediakan fasilitas membaca gratis yang dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat. Menurutnya, keberadaan tempat membaca yang nyaman dan dekat dengan lingkungan anak akan membantu meningkatkan minat baca.
Selain itu, Kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang duduk di komisi C DPRD Kab. Pati itu juga menilai bahwa program literasi yang telah berjalan di tingkat desa masih perlu ditingkatkan efektivitasnya. Meskipun perpustakaan desa sudah tersedia, namun belum sepenuhnya mampu menarik minat anak untuk membaca.
Lebih lanjut, Wakil rakyat dari Pati Utara itu menegaskan diperlukannya inovasi dalam pelaksanaan program literasi, seperti kegiatan atau aktivitas membaca bersama, lomba membaca, serta aktivitas kreatif lainnya yang melibatkan anak secara aktif. Dengan pendekatan tersebut, diharapkan anak-anak dapat lebih tertarik terhadap buku. (Adv).










