KanalSatu.id – PATI, – Cuaca menjadi salah satu aspek penting dalam kehidupan dan dapat memengaruhi aktivitas sehari-hari. Saat sekarang, cuaca yang terjadi sangat tidak biasa atau tidak sesuai dengan yang diharapkan. Kondisi ini dikenal sebagai anomali cuaca.
Anomali cuaca merupakan ketaksesuaian cuaca yang terjadi ketika keadaan cuaca aktual berbeda secara signifikan dari apa yang diharapkan dalam jangka waktu tertentu. Kondisi ini dapat mengakibatkan dampak yang kurang baik terhadap kehidupan masyarakat.
Terkait dengan hal tersebut, Hj. Muntamah, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. “Fenomena cuaca yang tidak biasa ini dapat berdampak pada pertanian, infrastruktur, dan kesehatan masyarakat. Kami menghimbau kepada warga untuk lebih berhati-hati dan waspada,” ujarnya.
Kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menjelaskan, saat ini masih termasuk musim kemarau, namun nyatanya sempat terjadi hujan lebat dalam dua hari berturut-turut alias anomaly cuaca. “Sebab, cuaca yang sering berubah-ubah dan tidak menentu seperti saat ini sangat rentan menyebabkan daya tahan tubuh melemah yang berujuang pada meningkatnya jumlah orang sakit,” beber Muntamah.
Dia menambahkan, orangtua yang rentan termasuk anak-anak yang daya tahan tubuhnya belum sekuat orang dewasa sangat rentan jatuh sakit akibat adanya anomaly cuaca. “Yang paling baik, orang tua bisa memperhatikan kindisi anak, termasuk bisa mencukupi kebutuhan vitamin anak-anak agar tidak mudah sakit,” sambungnya.
Aktivis perempuan dari Pati utara ini mendorong kepada Pemkab Pati untuk memberikan sosialisasi atau edukasi saat dan menjelang musim hujan. Karena di musim pancaroba nanti, cuaca akan semakin tidak menentu dan itu sangat rentan dengan kondisi kesehatan. (Adv)










