KanalSatu.id – PATI, – Anggota DPRD Pati, Ali Badrudin, mengingatkan bahwa pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) harus mampu mengidentikasi skala prioritas. Selain itu, Ali juga meminta agar Musrenbangdes diawali dengan Musyawarah Dusun (Musdus). “Dari Musyawarah Dusun atau Musdus ini maka akan dapat menjaring masukan dari arus bawah. Musdus merupakan langkah penting untuk mengumpulkan aspirasi masyarakat sebelum merumuskan rencana pembangunan,” ujar Ali.
Wakil rakyat yang ditunjuk memimpin sementara jajaran legislatif Kabupaten Pati ini menerangkan, bahwa Musrenbangdes merupakan forum rembug warga di tingkat desa untuk membicarakan masalah dan potensi desa agar teridentifikasi dengan baik guna memberikan arah yang jelas atas tindakan yang layak menurut skala prioritas.
“Musrenbangdes tahun ini dilaksanakan untuk mengatasi masalah atau memaksimalkan potensi yang dimiliki sebagai dasar program kerja pemerintah desa melaksanakan penganggaran dan kegiatan tahunan desa, untuk tahun anggaran 2025,” beber Ali.
Kader PDI Perjuangan ini menambahkan, Musrenbangdes yang harus dilaksanakan paling lambat bulan September ini merupakan model perencanaan partisipatif di tingkat desa yang melibatkan semua komponen masyarakat, lembaga kemasyarakatan, swasta dan pemerintah desa/lembaga pemerintah lainnya yang ada di desa.
“Musdus dan Musrenbangdes ini merupakan forum yang sangat strategis untuk mendengarkan langsung kebutuhan dan harapan warga. Dengan mengawali Musrenbangdes dengan Musdus, kita dapat memastikan bahwa semua suara masyarakat terwakili dalam rencana pembangunan desa,” ungkap Ali. (Adv)










