KanalSatu.id – PATI, – Ir. HM. Nur Sukarno, selaku anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, menganggap sektor pertanian tembakau ini mempunyai nilai ekonomi yang tinggi. Pasalnya, untuk di pasaran sendiri tanaman tembakau ini mempunyai market yang hargai terjaga dan cukup baik, dalam artian tidak mudah mengalami penurunan.
Hal itu disampaikan Sukarno usai menghadiri penyaluran BLT Dana Bagi Hasil Cukai di ruang Pragola Setda Pati, kemarin. Penyaluran BLT DBHCHT tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian Pemerintah Daerah terhadap kesejahteraan buruh pabrik rokok dan buruh petani tembakau di Kabupaten Pati.
Menurut Kader Partai Golongan Karya (Golkar) ini menjelaskan, tembakau ini menurutnya bisa menghidupi masyarakat di Kabupaten Pati, khususnya area Mojoagung, dan daerah Pucakwangi, Pati. “Tembakau merupakan bagian dari komoditas pertanian (perkebunan) yang saat ini masih menjadi komoditas yang mempunyai nilai ekonomi cukup baik,” jelas dia.
Lantas, wakil rakyat dari Kecamatan Wedarijaksa itu berharap, dengan tanaman tembakau ini bisa mensejahterakan para petani dan masyarakat di Kabupaten Pati. Sukarno juga berharap pemerintah kabupaten Pati bisa mengupayakan pengembangan untuk masalah lahan pertanian tembakau tersebut.
Yang secara tidak langsung, dengan turunnya andil pemerintah dalam mengembangkan tembakau ini dirinya berasumsi akan memajukan Pati kedepannya. “Pengembangan tanaman tembakau di harapkan bisa memantik peningkatan pendapatan petani di desa tersebut,” tutupnya. (Adv)










