KanalSatu.id – PATI, – Sebagian besar sekolah saat ini sudah mulai menerapkan kurikulum Merdeka Belajar, yang artinya, siswa-siswi diminta lebih aktif dalam pembelajaran. Hanya saja, peranan guru sebagai tenaga pengajar juga ditambah dengan adanya pengisian administrasi untuk para peserta didik.
Hal ini lantas mengundang reaksi dari anggota Komisi D DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kabupaten Pati, Muntamah. Dirinya mendorong agar pada saat Kegiatan Belahar Mengajar (KBM), seorang guru harus lebih kreatif dalam rangka menumbuhkan keaktifan siswa-siswi dalam pembelajaran yang didukung dengan program Merdeka Belajar dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Sebabnya dengan adanya kurikulum Merdeka ini guru selain dituntut untuk mencerdaskan bangsa dalam hal ilmu dan pengetahuan, guru juga berperan dalam mendidik generasi bangsa. Guru tak hanya bertugas melakukan transfer pengetahuan, namun juga berfungsi sebagai fasilitator, motivator, demonstrator, hingga pembimbing yang baik bagi peserta didik.
“Tidak hanya mentransfer pengetahuan atau konten saja, jadi guru harus memiliki kreativitas dalam menyampaikan materi pembelajaran,” ujarnya.
Ia menambahkan, pentingnya pendidikan karakter oleh guru bagi siswa dan siswi di sekolah. Pendidikan karakter berguna agar generasi muda memiliki akhlak yang baik dan berbudi pekerti luhur.
“Guru punya tanggung jawab yang besar untuk membangun karakter bangsa berakhlaqul karimah sesuai dengan budaya luhur bangsa kita,” tambah wakil rakat asal Dukuhseti ini.
Menyadari perannya yang krusial, pihak DPRD Pati juga mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) agar terus memastikan jaminan kesejahteraan para guru di Pati. Sehingga, jangan sampai ada guru yang mendapat gaji kecil saat mereka melakukan pengabdian yang luar biasa bagi bangsa dan negara. (Adv)










