PATI – Kilasfakta.com, – Dalam acara Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Arah Kebijakan Pembangunan RPJPD Kabupaten Pati tahun 2025-2045 dan RKPD tahun 2025, penanganan banjir di Kabupaten Pati tidak dimasukkan dalam salah satu program prioritas. Ali Badrudin selaku Ketua DPRD Kabupaten Pati mengaku kecewa.
Dirinya meminta agar penanganan banjir di Pati dimasukan ke dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Pati Tahun 2025. Hal itu disampaikan Ali saat menghadiri Musrenbang Rancangan RKPD tahun 2025 yang digelar hari Kamis siang di pendopo kabupaten.
Menurut Ali, penanganan banjir di Kabupaten Pati dengan program normalisasi secara menyeluruh dan pembuatan sodetan sungai harusnya menjadi prioritas program dalam RKPD 2025 nanti, karena persoalan banjir merupakan persoalan darurat yang harus segera mendapatkan solusi. “Persoalan banjir ini yang saat ini harus mendapat penanganan serius, karena sudah bertahun-tahun Kabupaten Pati menjadi daerah yang selalu dilanda banjir setiap tahun,” tegasnya.
Dirinya menyampaikan, bahwa penanganan banjir yang terjadi selama ini tidak cukup hanya dengan pemberian bantuan berupa sembako. Akan tetapi, harus dengan penanganan lewat program pembangunan yang bisa mencegah terjadinya banjir. “Menurut saya, penanganan banjir harus diatasi dengan normalisasi sungai secara total dan pembuatan sodetan sungai. Dan untuk merealisasikan ini perlu campur tangan pemerintah pusat,” ujar Ali.
Oleh karena itu, lanjut Ali, dirinya meminta agar Pemkab Pati memasukkan program penanganan banjir di dalam program prioritas dalam RKPD tahun 2025. “Selain itu, kami mohin, Pemkab Pati segera mengusulkan anggaran untuk menormalisasi sungai dan pembuatan sodetan sungai tersebut ke pemerintah pusat,” imbuhnya. (Adv)










