KanalSatu.id- PATI, – Hujan turun lebih sekitar dua hari dua malam, menyebabkan banjir melanda wilayah Kayen sejak pagi tadi. Selain wilayah Kayen, banjir juga melanda di sejumlah lokasi, misalnya di wilayah Tayu, di Desa Tunggulsari. Air sungai Tayu sudah hampir meluap akibat curah hujan tinggi yang terjadi hingga saat ini belum reda.
Di Kayen, jalur lalu lintas Kayen Sukolilo serta sejumlah jalur di sekitar Kayen juga tergenang air hingga lutut orang dewasa. Kondisi lalu lintas di sekitar lokasi juga sempat tersendat, bahkan tak sedikit kendaraan roda dua mengalami mogok akibat banjir.
Terkait kondisi banjir yang terjadi, Anggota Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati Suyono mengimbau kepada masyarakat di sekitar lokasi banjir untuk lebih berhati-hati. Jalur lalu lintas yang tergenang air hingga mencapai sekitar 40 centimeter, perlu diwaspadai. “Kami minta, masyarakat di sekitar lokasi banjir untuk lebih berhati-hati, terutama para pengendara sepeda motor. Jangan sampai terperosok ke lubang, atau nekat masuk ke aliran banjir, karena iskan mogok,” pinta Suyono.
Kader Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan ini mengatakan, salah satu penyebab terjadinya banjir adalah meluapkan air sungai yang tidak mampu menampung air hujan. Hal itu dipicu adanya endapan sedimen yang terbawa air dari atas, sehingga menimbulkan pendangkalan. Oleh karena itu, dirinya berharap, Pemkab Pati segera melakukan normalisasi sungai sekaligus penataan drainase, terutama di sekitar Kecamatan Kayen.
Selian itu, Suyono juga mendorong masyarakat untuk secara bersama-sama merawat dan memperbaiki saluran air atau drainase. “Perawatan drainase di sepanjang jalan raya, termasuk di jalan-jalan kampung, sangat perlu dilakukan secara baik dan benar. Drainase ini ikut berpengaruh pada kelancaran aliran air hujan dari atas,” tutupnya. (Adv)










