Beranda Advertorial Ali Badrudin: Kekeringan di Pati Perlu Solusi Nyata dan Berkelanjutan

Ali Badrudin: Kekeringan di Pati Perlu Solusi Nyata dan Berkelanjutan

0

PATI – KanalSatu.id, Penanganan ancaman kekeringan di Kabupaten Pati dinilai perlu diarahkan pada kebijakan yang mampu memberikan manfaat dalam jangka panjang. Ketua DPRD Pati Ali Badrudin meminta pemerintah tidak menjadikan pengiriman air bersih sebagai satu-satunya pola penanganan ketika masyarakat mulai terdampak musim kemarau.

Menurut Ali, persoalan tersebut seharusnya sudah diantisipasi melalui perencanaan yang dilakukan sebelum kekeringan meluas. Pemerintah daerah dinilai perlu memiliki data mengenai desa maupun wilayah yang setiap tahun berpotensi mengalami keterbatasan air bersih.

Pendataan dan pemetaan wilayah rawan menjadi penting karena kondisi setiap daerah tidak selalu sama. Dengan informasi yang lebih lengkap, pemerintah dapat menentukan prioritas penanganan sekaligus mempersiapkan program yang lebih permanen untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat.

“Ini kan harus didata sesegera mungkin, tidak hanya diberi air bersih ketika ada kekeringan. Jangan hanya itu, jangka panjang juga harus dipikirkan harus tindakan yang nyata,” ungkap Ali belum lama ini.

Ia menekankan bahwa bantuan air bersih tetap diperlukan apabila masyarakat sudah berada dalam kondisi darurat. Namun, langkah tersebut menurutnya harus dibarengi dengan upaya menyelesaikan akar persoalan sehingga masyarakat tidak terus bergantung pada bantuan setiap kali musim kemarau berlangsung.

Selain meminta pemerintah daerah mengambil langkah konkret, Ali juga mendorong adanya koordinasi dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat. Dukungan dari tingkatan pemerintahan yang lebih tinggi dapat dimanfaatkan apabila persoalan kekeringan tidak dapat ditangani hanya dengan kemampuan daerah.

“Harus ada tindak lanjut dari pemerintah daerah. Kalau pemerintah daerah tidak mampu ya minta bantuan ke pemerintah provinsi dan pemerintah pusat,” tegasnya.

Ali berharap pemerintah segera menyusun langkah antisipasi yang lebih sistematis. Menurutnya, penanganan kekeringan harus dipandang sebagai persoalan yang membutuhkan perencanaan berkelanjutan, bukan hanya persoalan musiman.

Dengan pemetaan wilayah, pendataan kebutuhan masyarakat, serta dukungan lintas pemerintahan, penanganan krisis air bersih di Pati diharapkan dapat dilakukan secara lebih efektif. Upaya tersebut juga dinilai penting untuk memastikan masyarakat tetap memperoleh akses terhadap kebutuhan dasar air bersih selama musim kemarau. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here