PATI – KanalSatu.id, Upaya menghidupkan kembali kawasan relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) di Alun-Alun Kembangjoyo menjadi fokus kegiatan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri yang digelar DPC Partai Demokrat Kabupaten Pati, Jumat (24/7/2026). Melalui aksi sosial tersebut, Partai Demokrat berharap kawasan yang selama ini dinilai kurang ramai dapat kembali menjadi pusat aktivitas masyarakat sekaligus menggerakkan perekonomian pedagang.

Kegiatan yang merupakan rangkaian peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat itu diisi dengan kerja bakti membersihkan lingkungan, pengecatan musala, pemangkasan rumput liar, penanaman 100 pohon tabebuya, serta layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat.
Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Pati, Joni Kurnianto, mengatakan kawasan Alun-Alun Kembangjoyo dipilih karena masih membutuhkan perhatian agar fungsi relokasi PKL dapat berjalan sebagaimana yang diharapkan.
“Kami memilih lokasi ini secara sengaja karena kondisinya memprihatinkan. Kawasan ini dibangun dengan anggaran miliaran rupiah, sehingga sayang jika dibiarkan mati suri,” kata Joni.
Ia menilai pemerintah daerah perlu melanjutkan pembangunan dan pengembangan kawasan tersebut sehingga investasi yang telah dikeluarkan tidak menjadi sia-sia.
“Pasti kami dari Partai Demokrat mendukung penuh keberadaan Alun-Alun Kembangjoyo ini. Kami mendorong pemerintah daerah, dan alhamdulillah Pj Bupati serta jajaran legislatif memberikan dukungan agar anggaran pembangunan tempat ini tidak terbuang percuma,” tambahnya.
Di sisi lain, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Jawa Tengah, Kartina Sukawati, menjelaskan bahwa Gerakan Langit Biru dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Setiap daerah diberikan kebebasan menentukan bentuk kegiatan sesuai kondisi dan kebutuhan masyarakat setempat.
Menurutnya, DPC Demokrat Pati memilih membantu kawasan relokasi PKL sebagai bentuk kepedulian terhadap pelaku usaha kecil yang membutuhkan dukungan agar aktivitas ekonomi kembali tumbuh.
Apresiasi juga disampaikan Ketua Paguyuban PKL Alun-Alun Kembangjoyo, Thukul. Ia berharap kegiatan serupa dapat menjadi awal meningkatnya perhatian terhadap kawasan relokasi tersebut.
Ia juga meminta Pemerintah Kabupaten Pati terus melakukan pendampingan dan memastikan kebijakan relokasi PKL dijalankan secara konsisten agar para pedagang memperoleh kepastian usaha serta semakin banyak masyarakat yang datang berbelanja. (Red)








