Beranda Advertorial Pengembangan Wisata Dinilai Kunci Keberhasilan Outing Class di Kabupaten Pati

Pengembangan Wisata Dinilai Kunci Keberhasilan Outing Class di Kabupaten Pati

0
Sekretaris Komisi A DPRD Kabupaten Pati, Kastomo
Sekretaris Komisi A DPRD Kabupaten Pati, Kastomo

PATI – KanalSatu.id, Pengembangan sektor pariwisata menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan program outing class yang akan difokuskan di wilayah Kabupaten Pati. Hal itu disampaikan Sekretaris Komisi A DPRD Kabupaten Pati, Kastomo, yang mendorong Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dinporapar) untuk memaksimalkan anggaran pengembangan destinasi wisata.

Menurutnya, kebijakan yang diinisiasi Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra tersebut akan berjalan efektif apabila objek wisata yang ada mampu memberikan pengalaman edukatif dan nyaman bagi para peserta didik.

Kastomo mengatakan bahwa Kabupaten Pati memiliki sejumlah lokasi wisata yang berpotensi menjadi tujuan kegiatan pembelajaran luar kelas. Namun demikian, masih diperlukan peningkatan kualitas pengelolaan agar destinasi tersebut semakin layak dikunjungi.

“Misal di Jollong ‘kan punya APBN karena punya PTPN. Memang ini menjadi PR untuk pengembangan wisata, dan ini perlu diskusi antara masyarakat dan ahli,” kata Kastomo.

Ia menilai pengembangan wisata harus dilakukan secara terencana dengan melibatkan berbagai unsur. Pemerintah daerah, pengelola wisata, masyarakat sekitar, hingga kalangan akademisi perlu duduk bersama untuk menyusun langkah pengembangan yang berkelanjutan.

Menurut Kastomo, selama ini masih terdapat sejumlah aspek yang perlu diperhatikan dalam pengelolaan objek wisata. Mulai dari penyediaan sarana dan prasarana pendukung, kebersihan lingkungan, ketersediaan fasilitas umum, hingga jaminan keamanan bagi wisatawan.

Apabila berbagai kebutuhan tersebut dapat dipenuhi, maka destinasi wisata di Kabupaten Pati akan memiliki daya saing yang lebih kuat. Bahkan, bukan hanya menarik wisatawan lokal, tetapi juga berpotensi mendatangkan pengunjung dari luar daerah.

Lebih lanjut, ia menyebut bahwa program outing class lokal dapat menjadi sarana promosi yang efektif bagi objek wisata daerah. Setiap kunjungan rombongan sekolah berpotensi memperkenalkan destinasi wisata kepada lebih banyak masyarakat.

“Ini kesempatan yang baik untuk memperkenalkan wisata daerah kepada generasi muda. Mereka bisa belajar sekaligus mengenal potensi yang dimiliki Kabupaten Pati,” ujarnya.

Selain memberikan manfaat pendidikan, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar. Kehadiran wisatawan akan meningkatkan aktivitas usaha kecil seperti kuliner, perdagangan, hingga jasa transportasi.

Karena itu, Kastomo berharap Dinporapar mampu memanfaatkan anggaran yang tersedia secara efektif dan tepat sasaran. Dengan pengelolaan yang baik, sektor pariwisata diyakini dapat menjadi salah satu motor penggerak pembangunan daerah sekaligus mendukung keberhasilan program outing class di Kabupaten Pati. (Adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here