Beranda Advertorial Angka Kecelakaan di Pati Tembus 1.500 Kasus, DPRD Ingatkan Pentingnya Keselamatan di...

Angka Kecelakaan di Pati Tembus 1.500 Kasus, DPRD Ingatkan Pentingnya Keselamatan di Jalan

0
Sekretaris Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Irianto Budi Utomo
Sekretaris Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Irianto Budi Utomo

PATI – KanalSatu.id,  Data kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Pati sepanjang tahun 2025 menunjukkan angka yang cukup mengkhawatirkan. Sedikitnya 1.518 kasus kecelakaan tercatat terjadi dalam satu tahun terakhir dengan jumlah korban mencapai lebih dari dua ribu orang.

Kondisi tersebut mendapat sorotan dari DPRD Kabupaten Pati. Sekretaris Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Irianto Budi Utomo, menilai tingginya angka kecelakaan harus menjadi perhatian semua pihak, terutama para pengguna jalan.

Menurutnya, keselamatan berlalu lintas tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum. Kesadaran masyarakat untuk mematuhi aturan menjadi faktor utama dalam menekan jumlah kecelakaan.

“Jumlah korbannya 2.055 yang meninggal 34 orang dan luka ringan 2.021,” ungkap Irianto saat menjelaskan data kecelakaan yang terjadi sepanjang tahun 2025.

Ia mengatakan bahwa setiap pengendara memiliki tanggung jawab untuk menjaga keselamatan dirinya sendiri maupun pengguna jalan lainnya. Oleh sebab itu, kepatuhan terhadap tata tertib lalu lintas harus menjadi budaya yang diterapkan setiap hari.

“Demi keselamatan diri sendiri harus menaati tata tertib lalu lintas,” ujarnya.

Lebih lanjut, Irianto menyebut masih banyak perilaku pengendara yang berpotensi memicu kecelakaan. Mulai dari kurang memperhatikan kondisi sekitar hingga mengabaikan aturan dasar saat berkendara.

Salah satu kebiasaan yang kerap ditemui adalah tidak menyalakan lampu sein ketika akan berbelok atau berpindah jalur. Padahal, fungsi lampu sein sangat penting sebagai alat komunikasi antar pengguna jalan.

Menurutnya, tindakan sederhana tersebut sering kali dianggap sepele, namun dampaknya dapat sangat besar apabila menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

Selain meningkatkan kedisiplinan masyarakat, ia juga berharap adanya edukasi yang lebih masif mengenai keselamatan berkendara. Edukasi tersebut penting untuk membangun kesadaran bahwa kecelakaan tidak hanya menimbulkan kerugian materi, tetapi juga dapat mengancam keselamatan jiwa.

Irianto menambahkan bahwa kehati-hatian saat berkendara harus dilakukan oleh semua pihak tanpa terkecuali. Sebab, kecelakaan bisa terjadi kapan saja ketika ada pengguna jalan yang mengabaikan aturan.

“Kita sudah hati-hati tetapi pihak yang lain tidak hati-hati,” katanya.

DPRD Kabupaten Pati berharap angka kecelakaan di Kabupaten Pati dapat ditekan melalui kerja sama seluruh elemen masyarakat. Dengan meningkatnya kesadaran dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, keselamatan pengguna jalan diharapkan semakin terjamin. (Adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here