KanalSatu – PATI, Ir. HM. Nur Sukarno mengaku sangat mendukung gerakan menanam mangrove yang dilakukan oleh Forum Keluarga Mahasiswa Pati Universitas Tidar Magelang di pantai Desa Tluwuk beberapa waktu lalu. Anggota DPRD Kabupaten Pati yang duduk di Komisi B ini bahkan mengajak kepada semua pihak untuk mendukung penanaman mangrove di di sepanjang pantai timur dan Utara Kabupaten Pati sebagai antisipasi terjadinya abrasi.
Wakil rakyat asal Kecamatan Wedarijaksa ini juga mengapresiasi dengan aksi penananam mangrove yang dilakukan oleh ratusan mahasiswa tersebut. “Saya mengapresiasi dengan gerakan yang dilakukan oleh ratusan mahasiswa tersebut. Ini bentuk kepedulian mereka terhadap kondisi pantai yang sering mengalami abrasi,” ujarnya kepada KanalSatu.id.
Dijelaskan, bahwa penanaman yang dilakukan di tanah timbul sebelah utara pantai Desa Tluwuk sudah jadi sebanyak 4 ribu bibit. Dia pun menjelaskan, beberapa jenis bibit mangrove yang cocok untuk mencegah terjadinya pengikisan bibir pantai atau abrasi antara lain Jenis Api-Api atau Avicennia, Bakau atau Rhizophora dan Lacang atau Bruguiera.
Kader Partai Golongan Karya (Golkar) ini menambahkan, semakin luasnya tanaman mangrove di bibir pantai Desa Tluwuk, akan dapat menciptakan berbagai manfaat baik bagi ekosistem di sekitar pantai, potensi wisata maupun UMKM yang memanfaatkan tanaman mangrove.
“Keberadaan pohon mangrove ini bisa menyerap karbon, pemijahan ikan dan udang. Bisa juga mendukung untuk tempat wisata sebagai edukasi, menjaga lingkungan hidup, bisa untuk olahan-olahan yang bersumber dari mangrove, yang memilki nilai seni untuk menumbuhkan ekonomi kreatif. Intinya, manfaatnya sangat besar,” tegasnya. (Adv)










