Beranda Advertorial Komisi C DPRD Pati Siap Bawa Usulan Jalan Tompegunung-Durensawit ke Pembahasan Banggar

Komisi C DPRD Pati Siap Bawa Usulan Jalan Tompegunung-Durensawit ke Pembahasan Banggar

0

PATI — KanalSatu.id, Aspirasi masyarakat Desa Tompegunung, Kecamatan Sukolilo, terkait perbaikan jalan menuju Desa Durensawit, Kecamatan Kayen, mendapat dukungan dari DPRD Kabupaten Pati. Komisi C DPRD Pati memastikan akan membawa usulan tersebut ke pembahasan Badan Anggaran (Banggar) saat pembahasan perubahan APBD tahun 2026.

Sebelumnya, puluhan warga Desa Tompegunung mendatangi Kantor Bupati Pati pada Rabu (17/6/2026). Mereka meminta kepada Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati Risma Ardhi Chandra agar segera merealisasikan perbaikan ruas jalan penghubung antar kecamatan yang selama ini mengalami kerusakan.

Ketua Komisi C DPRD Pati Joni Kurnianto mengatakan bahwa aspirasi masyarakat sebenarnya sudah disampaikan sebelumnya ketika warga melakukan audiensi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR).

Menurutnya, Komisi C yang membidangi infrastruktur akan mengupayakan agar kebutuhan masyarakat tersebut dapat masuk dalam pembahasan anggaran. Jika kondisi keuangan daerah memungkinkan, perbaikan jalan Tompegunung-Durensawit diusulkan masuk dalam perubahan anggaran pada akhir tahun 2026.

“Nanti kami bawa ke rapat Banggar saat membahas perubahan anggaran. Asal ada laporan kami laksanakan, meskipun saat ini kita tidak ada anggaran kita komitmen lakukan sidak,” ujar Joni.

Legislator Partai Demokrat itu menjelaskan, pihaknya selama ini rutin melakukan inspeksi mendadak terhadap sejumlah jalan rusak, baik yang menjadi perhatian masyarakat di media sosial maupun berdasarkan laporan langsung dari warga.

“Kami lakukan rapat komisi lalu kami sidak. Biasanya kami lihat di medsos, kami akan segera menindaklanjuti,” imbuhnya.

Sementara itu, Sumarlan yang mewakili masyarakat Desa Tompegunung berharap pemerintah daerah dapat segera merealisasikan pembangunan jalan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa sebelumnya perbaikan ruas jalan itu sempat dijanjikan oleh Bupati nonaktif Sudewo, namun belum terlaksana.

Menurutnya, jalan tersebut memiliki peran penting karena menjadi akses yang lebih cepat menuju Kecamatan Kayen. Karena itu, warga berharap pembangunan dapat direalisasikan setidaknya pada tahun 2026. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here