KanalSatu.id – PATI, Semakin dekat jadwal Pemilu tiba, suhu politik akan semakin memanas. Perhelatan kontestasi politik tahun ini tinggal menunggu hari. Masing-masing kubu saling mencari dukungan dengan menyampaikan visi serta misi calon yang diusungnya. Berbedaan pilihan dan dukungan inilah yang dapat menimbulkan meningkatnya suhu politik sampai ke tingkat bawah.
Untuk menjaga kondusifitas di wilayah Kabupaten Pati, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Ali Badrudin, SE mengajak kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tetap bersikap netral dan independen. Hal itu disampaikan Ali kepada KanalSatu.id saat dimintai komentarnya terkait jadal Pemilu yang semakin dekat.
“Kami berharap, semua ASN di Kabupaten Pati bisa mengedepankan netralitas dan menjaga independensinya dalam Pemilu mendatang. Jangan ada yang terlibat dan ikut campur dalam urusan politik praktis. Larangan itu sudah ada dalam beberapa regulasi,” imbaunya.
Keharusan ASN untuk bersikap netral dalam kontestasi politik, telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara. Selain itu, larangan ASN terlibat dalam politik praktis, juga tertuang dalam Surat Keputusan Bersama tentang Pedoman Pembinaan dan Pengawasan Netralitas Pegawai ASN dalam Penyelenggaraan Pemilihan Umum yang ditandatangani di Kantor Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) beberapa waktu lalu.
Ali pun menambahkan, ASN merupakan tenaga profesional sebagai motor penggerak dalam pemerintahan. “”Oleh karena itu, kami berharap dalam pesta demokrasi pemilihan presiden dan wakil presiden serta pemilihan anggota DPD, DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten / Kota, semua ASN di Kabupaten Pati harus bersikap profesional demi menjaga kondusifitas dan stabilitas khususnya di wilayah Kabupaten Pati,” tandasnya. (Adv)






