Beranda Advertorial Fluktuasi Harga Singkong Picu Peralihan Tanaman, DPRD Pati Minta Solusi

Fluktuasi Harga Singkong Picu Peralihan Tanaman, DPRD Pati Minta Solusi

0
Muslihan, S.Pd.I, M.Pd, Ketua Komisi B DPRD Kab. Pati
Muslihan, S.Pd.I, M.Pd, Ketua Komisi B DPRD Kab. Pati

PATI – KanalSatu.id, Fenomena fluktuasi harga singkong di Kabupaten Pati mulai berdampak pada pola tanam petani. DPRD setempat mengungkapkan bahwa sebagian petani kini beralih ke tanaman tebu yang dianggap lebih stabil dari sisi harga.

Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Muslihan, S.Pd.I, M.Pd, mengatakan bahwa ketidakpastian harga menjadi faktor utama yang mendorong petani melakukan perubahan komoditas.

“Memang saat ini harga sudah mulai stabil, tapi ketika harga sempat turun, banyak petani yang terdampak. Akhirnya ada sebagian yang beralih ke tebu,” ungkapnya.

Kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini menjelaskan bahwa fluktuasi harga merupakan fenomena yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti permintaan pasar, produksi, serta kondisi eksternal lainnya. Namun, dampaknya cukup signifikan terhadap kesejahteraan petani.

Menurutnya, tebu dipilih karena memiliki harga yang relatif lebih stabil, sehingga memberikan kepastian bagi petani dalam memperoleh penghasilan.

“Petani tentu mencari komoditas yang lebih aman secara ekonomi, dan tebu dianggap lebih stabil,” jelas Muslihan.

Meski demikian, DPRD Kabupaten Pati berharap pemerintah dapat segera mengambil langkah untuk menjaga kestabilan harga singkong. Hal ini penting agar petani tidak kehilangan minat terhadap komoditas tersebut.

“Kami berharap ada intervensi dari pemerintah agar harga singkong tetap stabil,” tambahnya.

Dengan adanya kebijakan yang tepat, DPRD Kabupaten Pati optimistis sektor pertanian di Pati dapat kembali berkembang dan memberikan kesejahteraan bagi petani. (Adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here