PATI – KanalSatu.id, – Bertempat di pendopo Kabupaten Pati, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar sosialisasi pemberantasan korupsi,Rabu (15/04/2026). Ketua DPRD Kabupaten Pati Ali Badrudin yang ikut hadir dalam acara tersebut, menyatakan, bahwa kegiatan tersebut sebagai bentuk pengawasan anggaran yang bertujuan untuk mencegah korupsi.
Dalam kegiatan yang dihadiri oleh Plt. Bupati Risma Ardhi Chandra bersama jajaran Forkompimda, kepala OPD, camat, hingga kepala desa di lingkungan Pemkab Pati itu, Ali mendorong adanya perbaikan tata kelola keuangan daerah.
“Kegiatan ini menurut saya sangat baik, dengan tujuan untuk memperkuat pengawasan anggaran dan mencegah korupsi sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan pembangunan daerah,” ujar Ali.
Selain itu, lanjut Ali, kegiatan ini juga sebagai bentuk kehati-hatian Pemkab Pati dalam melakukan perencanaan penggunaan anggaran daerah agar benar-benar terlaksana sesuai aturan yang ada. Dan pengawasan dari KPK sangat amat perlu dilakukan, karena pengawasan ini merupakan kunci utama dalam mencegah timbulnya penyimpangan,” lanjut Ali.
Ali menjelaskan, Komisi Pemberantasan Korupsi saai ini sedang memberikan asistensi kepada Pemerintah Kabupaten Pati sebagai bentuk pencegahan terjadinya korupsi di Kabupaten Pati.
“Kegiatan sosialisasi ini juga merupakan salah satu bentuk pengawasan yang dilakukan pihak KPK terhadap proses penganggaran di Kabupaten Pati, mulai dari perencanaan sampai pada penggunaannya,” tambahnya.
Masih menurut Ali, pengawasan yang dilakukan pihak KPK ini akan difokuskan pada seluruh siklus APBD, mulai dari perencanaan, penganggaran, hingga pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Pati.
Lebih lanjut, Politisi PDI Perjuangan ini menyampaikan bahwa Kabupaten Pati menjadi salah satu titik penting dalam upaya perbaikan tata kelola keuangan daerah.
“Pemerintah Kabupaten Pati saat ini secara aktif meminta asistensi KPK, khususnya terkait pengelolaan anggaran infrastruktur yang memiliki risiko tinggi. Semoga asistensi tersebut dapat segera selesai, dan pembangunan bisa dilaksanakan,” pungkasnya. (Adv)










