KanalSatu.id – PATI, – Ali Badrudin mengaku tidak tahu menahu soal wacana pendirian pabrik semen di wilayah Kecamatan Tambakromo. Ali pun mengaku, dirinya selaku Pimpinan di DPRD Kabupaten Pati tidak pernah ada komunikasi dengan PT SMS terkait dengan rencana pendirian pabrik semen. “Kami yang ada di DPRD Pati tidak pernah ada komunikasi dengan PT SMS, sama sekali tidak pernah. Bahkan kami tidak kenal PT SMS,” tegas Ali di hadapan ratusan petani yang menggelar aksi di depan kantor DPRD.
Kemarin, aksi teatrikal dilakukan oleh ratusan petani yang tergabung dalam Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng (JMPPK) di depan gedung DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Pati. Kehadiran mereka menanyakan terkait dengan wacana pembangunan pabrik semen di pegunungan Kendeng oleh PT SMS yang kembali mencuat dan santer beredar di masyarakat.
Pada saat itu, salah satu orator asal Kecamatan Tambakromo, Bambang Suyikno mengatakan bahwa sudah beredar kabar bahwa PT SMS bakal segera membangun pabrik semen di kawasan Kendeng yang berada di Tambakromo, tepatnya di Desa Sinomwidodo. “Ada pengajuan izin oleh PT SMS untuk mendirikan pabrik semen telat di sebelah selatan Desa Sinomwidodo, Kecamatan Tambakromo,” beber Bambang di depan Ali yang hadir bersama sejumlah anggota DPRD Pati.
Ratusan petani tersebut meminta kepada Ketua DPRD Pati Ali Badrudin untuk bersikap tegas menolak rencana tersebut. Para petani ini menolak rencana pendirian pabrik semen tersebut. Sebab selain merusak lingkungan pegunungan Kendeng, adanya pabrik semen juga dinilai bisa merusak ekosistem pertanian di sekitarnya. (Adv)










