KanalSatu.id, PATI – Keluarga Besar Alumni SMP Negeri 1 Wedarijaksa angkatan tahun 1986 melakukan aksi sosial dengan memberikan bantuan air bersih di empat kecamatan, yaitu Kecamatan Jakenan, Pucakwangi, Batangan dan Jaken. Penyaluran air bersih yang dilaksanakan oleh para alumni yang merupakan angkatan ketiga ini dalam rangka ikut peduli pada warga yang saat ini mengalami kekringan.
Koordinator aksi, Budi Mulyono, SE menjelaskan bahwa saat ini sejumlah wilayah di Kabupaten Pati dilanda kekeringan. Warga mengalami kesulitan untuk mendapatkan pasokan air bersih untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
“Secara spontanitas, kami melakukan open donasi lewat WhatsApp Group teman seangkatan, dan alhamdulillah, respon teman-teman sangat baik, sehingga pada hari Minggu kemarin, kami dapat ikut berbagi dengan melaksanakan droping air bersih di empat kecamatan,” ujar Budi Mulyono, kepada JurnalSatu.id.
Budi Mulyono menambahkan, kegiatan distribusi air bersih ini dari alumni SMP Negeri 1 Wedarijaksa ini baru dapat dilaksanakan di empat kecamatan, terutama di Pati Selatan. “Hari ini baru di empat kecamatan, dan InsyaAlloh, hari Minggu yang akan datang, kami akan lakukan aksi yang sama di kecamatan lainnya,” imbuhnya.
Sementara itu, Nur Hidayati, selaku Bendahara menambahkan, aksi sosial ini dilakukan dengan tujuan untuk membantu sesama warga yang saat ini sangat membutuhkan bantuan air bersih. “Harapan kami, bantuan air bersih ini dapat bermanfaat bagi warga yang saat ini terkena dampak kekeringan,” harapnya.
Menggapi aksi sosial dari alumni SMP Negeri 1 Wedarijaksa ini, Siti Ayomi, warga Desa Tanjungsekar Kecamatan Pucakwangi menyampaikan terima kasih. Dia menyebut, bantuan ini sangat berarti bagi warga karena droping air bersih datang pada saat tampungan air yang tersedia sudah empat hari dalam kondisi kosong.
“Alhamdulillah, mewakili warga, saya sampaikan ucapan terima kasih kepada Bapak Ibu Aluni SMP Negeri 1 Wedarijaksa yang sudah menyalurkan dua tangki air bersih ke dua lokasi dilingkungan kami. Sudah empat hari tampungan ini tidak diisi sampai warga kehabisan air. Bantuan air ini sangat bermanfaat dan sangat berarti bagi kami,” beber Ayumi. (Wk)










