KanalSatu.id – PATI, – Di era digital seperti ini, sering terjadi adanya tindakan diskriminasi terhadap anak di sekolah. Informasi seperti ini bisa cepat menjadi viral lewat media sosial. Selain itu, peristiwa adanya tidakan diskriminasi terhadap anak ini sering teradopsi dari internet yang sangat mudah diakses oleh siapa pun, termasuk oleh kalangan anak-anak.
Untuk melindungi tidakan diskriminasi terhadap anak, Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin meminta kepada Pemkab Pati melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) untk menggalakkan program Sekolah Ramah Anak (SRA). Dirinya mendorong adanya sekolah yang ramah terhadap anak bisa diberlakukan di setiap sekolah.
Menurut Ali, sekolah ramah anak tidak harus membangun sekolah baru. Namun, pada dasarnya, sekolah ramah anak ini adalah sebuah kebijakan atau program yang perlu dikondisikan oleh sekolah agar menjadi nyaman bagi anak. “Jadi tidak perlu membangun sekolah baru, akan tetapi tinggal membuat program-program yang dapat mendukung terwujudnya sebuah proses pendidikan yang ramah terhadap anak,” beber Ali.
Kader Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan ini menambahkan, untuk mewujudkan adanya sekolah ramah anak, pihak sekolah perlu memastikan proses pembelajaran yang memenuhi hak anak dan dapat melindunginya dilengkapi dengan fasilitas-fasilitas agar sekolah yang ditempati itu menjadi rumah kedua bagi anak setelah rumahnya sendiri.
“Jadi, harapan kami, sekolah di Pati ini mencanangkan adanya sekolah ramah anak dalam arti kebijakan atau program yang dicanangkan sekolah berorientasi untuk melindungi dan memberikan tempat yang nyaman bagi anak. Sekolah berupaya untuk menghindari diskriminasi, kekerasan, dan perilaku buruk lainnya, dan menjujung terciptanya sikap toleransi, saling menghormati, kerja sama, dan perilaku baik lainnya,” pungkasnya. (Adv)










