KanalSatu.id – PATI, – Belakangan ini istilah pergaulan bebas menjadi sesuatu yang menakutkan bagi kalangan orangtua. Pasalnya, akibat dari pergaulan bebas di kalangan remaja bisa berdampak ha-hal yang negatif, baik bagi pribadi si remaja, juga bagi lingkungan dan keluarga.
Untuk mengantisipasi adanya pergaulan bebas di kalangan remaja, perlu diberikan penguatan pendidikan agama. Hal itu disampaikan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Hj. Maesaroh.
“Pergaulan bebas ini harus dicegah dengan penguatan pendidikan agama. Karena pendidikan agama memegang kuat untuk menahan mental dan juga akhlak bagi anak,” ujar Maesaroh.
Dirinya mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk melakukan upaya pencegahan pergaulan bebas, khususnya di kalangan remaja.
“Kami mendorong Pemkab Pati untuk melakukan antisipasi terkait dengan pergaulan bebas, terutama di kalangan remaja. Hal itu bisa dilakukan dengan gerkana sosialisasi secara masif, atau dengan langkah-langkah yang lainnya,” tutur Maesaroh.
Maesaroh menambahkan, di era yang serba digital ini, para remaja sekarang sering menggunakan media sosial (medsos) tanpa batas. “Perlu ada peran dari orang tua untuk mengawasi atau mengontrol serta mendamoingi anaknya, agar dalam penggunaan medsos untuk sesuatu yang bermanfaat bagi kehidupannya,” sambungnya.
Kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menambahkan, bahwa peran sekolah juga sangt berpengaruh untuk pengendalian penggunaan medsos bagi anak. “Para guru di sekolah bisa memberitahu supaya medsos dimanfaatkan untuk kegiatan yang lebih positif kepada anak didiknya,” imbuhnya. (Adv)










