KanalSatu.id – PATI, – Isu pemangkasan subsidi BBM (Bahan Bakar Minyak) belakangan ini santer dibahas untuk mewujudkan berbagai program yang direncanakan oleh calon presiden Prabowo Subianto. Tentunya, hal ini akan berimbas terhadap kenaikan harga BBM subsidi.
Jika ini benar-benar terjadi, anggota Komisi B DPRD Pati Suriyanto menilai kenaikan harga BBM ini sangat memberatkan masyarakat. Menurutnya, masyarakat akan sangat terdampak karena membutuhkan BBM dalam kehidupan sehari-hari, baik untuk transportasi maupun dunia usaha.
Kelompok masyarakat seperti nelayan dan pengusaha, menurut Suriyanto adalah yang paling terdampak dari kenaikan BBM ini. Biaya produksi tentu saja naik, tetapi tidak diimbangi dengan peningkatan harga di tingkat konsumen.
“Kita sebagai DPRD Pati hanya bisa meihat dari kacamata daerah. Bagaimana pengusaha atau nelayan menyikapi kenaikan BBM yang sangat berdampak,” jelas dia.
Meski pemerintah belum secara resmi menaikan harga BBM, dewan dari komisi B ini berharap ada solusi dalam menstabilkan perkonomian rakyat.
Jika nantinya pemangkasan subsidi BBM ini benar-benar dilakukan oleh pemerintah, masyarakat pun diminta oleh legislator dari Partai Demokrat ini untuk legowo dan menerima kondisi seperti ini. Karena, aturan tetaplah aturan yang sudah difikirkan oleh pemerintah dan arus diterima oleh masyarakat.
“BBM naik kan harus diimbangi dengan baiknya sektor ekonomi. Bukan hanya semata menaikan, tapi harus bisa menstabilkan. Jika ekonomi tidak seimbang kan tanda tanya,” tutupnya. (Adv)










