KanalSatu.id – PATI, – Akhir tahun 2024 ini, Pemerintah Kabupaten Pati ditarget untuk menyelesaikan penanganan kemiskinanekstrem hingga tuntas nol persen. Hal itu sebagaimana yang tertuang di dalam Inpres Nomor 4 tahun 2022.
Terkait hal tersebut, Pj Bupati Pati Henggar Budi Anggoro mengajak semua pihak untuk bekerja keras demi untuk menekan angka kemiskinan eksrem di Kabupaten Pati. “Angka di kita masih kurang lebih 3 ribu sekian, namun demikian pada tahun ini kalau tidak salah akan dibuka lowongan kerja dari temen-temen HWI yaitu PT. Hwaseung Indonesia atau PT HWI 2 yang di Batangan, mudah-mudahan ini nanti bisa menyerap tenaga kerja kita yang berada pada zona kemiskinan ekstrem,” harapnya.
Menanggapi hal, Hj. Endah Wahyuningati selaku Wakil Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati mendorong Pemkab untuk melaksanakan upaya penanganan kemiskinan ekstrem secara maksimal. Sesuai dengan data yang ada, di Kabupaten Pati pada tahun 2022 ada 10 ribu sekian untuk kemiskinan ekstrem. Kemudian hasil evaluasi dan verifikasi verval kemarin yang dilakukan OPD semua bekerja sama dengan camat dan desa itu terakhir ada 3 ribu sekian, jadi tinggal 0.3 sekian persen.
Politisi asal Dapil I ini berharap, Pemkab Pati melaksanakannya dengan langkah-langkah konkrit melalui APBD maupun dana CSR, Baznas serta APBN untuk penanganan RTLH untuk menangani angka kemiskinan ekstrem ini, sehingga dapat berhasil sesuai dengan harapan. “Kami harapkan, upaya untuk penanganan kemiskinan ekstrem ini dapat berhasil dengan baik,” ujar Bu Ning.
Ia menambahkan, dengan terserapnya tenaga kerja pada zona miskin ekstrem ini paling tidak akan dapat mengurangi pengangguran sehingga dapat dipastikan angka kemiskinan ekstrem dapat turun dan hilang. (Adv)










