PATI – KanalSatu.id, Wacana pembukaan trayek Bus Trans Jateng rute Jepara-Kudus-Pati atau Jekuti mendapat tanggapan positif dari Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto. Ia menilai, kehadiran layanan transportasi ini bisa menjadi solusi mobilitas bagi masyarakat yang kerap beraktivitas lintas wilayah Jepara, Kudus, dan Pati.
Namun di sisi lain, Joni mengingatkan agar hadirnya moda transportasi baru tersebut tidak sampai menggerus eksistensi angkutan umum desa (angkudes) yang telah lama melayani masyarakat setempat. Ia menyinggung langkah Pemkab Pati yang baru-baru ini meresmikan angkudes khusus untuk anak sekolah di Kota Pati bersama Plt Bupati Risma Ardhi Chandra.
“Transjateng memang bagus sebagai moda transportasi modern. Tapi jangan pula lupakan angkudes, kami mendukung gagasan pak Plt bupati soal angkudes untk anak sekolah,” katanya belum lama ini.
Menurut Joni, Trans Jateng memang berpotensi mendorong konektivitas antardaerah serta menghadirkan opsi transportasi yang lebih nyaman dan terjangkau. Kendati demikian, ia menegaskan bahwa keberadaan angkudes yang selama ini banyak menyerap tenaga kerja lokal tidak boleh diabaikan begitu saja.
Ia pun mendorong pemerintah untuk mengkaji secara matang rute serta titik pemberhentian Trans Jateng, sehingga kehadirannya tidak menimbulkan persaingan yang merugikan angkudes maupun pelaku usaha transportasi lokal lainnya.
“Yang paling penting jangan sampai transportasi baru ini justru mematikan angkudes. Keduanya harus bisa berjalan bersama dan saling melengkapi,” tegasnya. (ADV)












