PATI – KanalSatu.id, Program bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kabupaten Pati dinilai memiliki dampak yang lebih luas daripada sekadar memperbaiki kondisi fisik bangunan. Wakil Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Endah Sri Wahyuningati atau yang sering di sapa Bu Ning, menyebut keberadaan rumah layak berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat.
Pandangan tersebut disampaikannya saat mendampingi Plt. Bupati Pati Risma Ardhi Chandra dalam peresmian program bedah rumah di Desa Sukoharjo, Kecamatan Margorejo.
Program yang digagas Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Pati bersama Forum Pengembang Perumahan Pati Indonesia (FPPPI) tersebut menyasar dua rumah warga.
Bu Ning menilai masyarakat, terutama kelompok berpenghasilan rendah, membutuhkan tempat tinggal yang tidak hanya berdiri secara fisik, tetapi juga mampu memberikan perlindungan dan kenyamanan bagi penghuninya.
“Ini adalah dalam rangka memperingati Hari Perumahan Nasional (Hapernas) tahun 2026. Kemarin telah dilaksanakan peletakkan batu pertama program bedah rumah bagi keluarga kurang mampu sebagai bentuk kepedulian dan sinergi dalam mewujudkan hunian yang layak bagi masyarakat,” katanya.
Menurut legislator Partai Golkar tersebut, rumah yang memenuhi standar kelayakan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi keluarga. Oleh sebab itu, program bedah rumah memiliki nilai sosial yang penting, khususnya bagi warga yang selama ini tinggal di rumah dengan kondisi tidak layak.
Program tersebut juga dinilai sejalan dengan semangat pemerataan pembangunan. DPRD Pati berharap penerima bantuan benar-benar berasal dari masyarakat yang membutuhkan, terutama mereka yang kondisi tempat tinggalnya sudah tidak memenuhi kelayakan.
Di sisi lain, keterlibatan FPPPI menunjukkan adanya peran sektor pengembang dalam mendukung kebutuhan masyarakat. Bu Ning berharap kolaborasi antara pemerintah dan para pengembang tidak berhenti pada kegiatan dalam rangka Hapernas saja.
“Semoga kolaborasi antara pemerintah dengan FPPI ini bisa terus tumbuh serta menghadirkan rumah yang lebih layak, aman, dan nyaman bagi masyarakat,” tandas Bu Ning. (ADV)









