PATI – KanalSatu.id, Pemerintah Kabupaten Pati melalui Disperkim bersama DPRD Kabupaten Pati menggelar Focus Group Discussion (FGD) untuk membahas percepatan program perumahan bersubsidi.
FGD ini menyoroti sejumlah hal penting, mulai dari kemudahan akses kredit rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah hingga penataan lingkungan permukiman yang sehat dan aman.
Kepala Bidang Perumahan Disperkim Pati, Ahmad Qosim, menyampaikan bahwa masyarakat memiliki peluang besar untuk memiliki rumah melalui skema pembiayaan bersubsidi.
“DP hanya 1 persen dengan cicilan sekitar Rp1 juta per bulan selama 10 tahun, ini sangat terjangkau bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa program ini tidak hanya diperuntukkan bagi pekerja formal, tetapi juga terbuka bagi sektor informal seperti pedagang kaki lima.
“Semua masyarakat berhak memiliki rumah bersubsidi selama memenuhi syarat,” tambahnya.
Selain pembiayaan, pemerintah juga menaruh perhatian pada kualitas lingkungan perumahan, termasuk penyediaan ruang terbuka hijau agar hunian tetap nyaman.
Wakil Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Samsi, menegaskan pentingnya percepatan program ini.
“Rumah merupakan kebutuhan pokok, sehingga program ini harus segera direalisasikan,” katanya.
Sementara itu, Anggota Komisi C Kabupaten Pati, H. Wardjono, menilai FGD ini menjadi wadah untuk menyerap permasalahan riil di masyarakat, termasuk backlog perumahan dan rumah tidak layak huni.
Wardjono menambahkan, DPRD Kabupaten Pati siap menjembatani berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat dan sektor swasta, untuk mendukung program ini.
Melalui FGD ini, diharapkan program perumahan bersubsidi dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran. (Adv)










