KanalSatu.id – PATI, – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Pati saat ini sudah masuk pada tahapan kampanye yang dimulai pada tanggal 25 September kemarin sampai 23 Oktober mendatang. Dalam masa kampanye ini, masing-masing pasangan calon kepala daerah bisa menyampaikan visi dan misi atau program kerjanya untuk masa lima tahun mendatang kepada masyarakat secara langsung.
Terkait dengan hal tersebut, Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Ir. Bambang Susilo mengimbau kepada seluruh masyarakat dan peserta pemilu untuk menghindari praktik kampanye hitam atau “black campaign.
“Semua pihak harus dapat menjaga integritas dan etika dalam berdemokrasi. Kampanye hitam hanya akan merusak citra politik dan menciptakan ketidakpercayaan di kalangan masyarakat. Kami mengajak semua pihak untuk berkompetisi secara sehat dan menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi,” ujar Bambang.
Menurutnya, isu-isu negatif sering kali muncul dan digunakan untuk merusak reputasi lawan. Ketua DCPC Partai kebangkitan Bangsa (PKB) ini juaa mengingatkan bahwa setiap kandidat seharusnya fokus pada visi dan misi mereka, serta memberikan informasi yang jelas dan akurat kepada pemilih.
“Masa kampanye merupakan masa dimana para calon dapat memikat hati masyarakat dengan program kerja lima tahun ke depan,” sambungnya.
Selain itu, Politisi dari Kecamatan Tambakromo ini juga mengajak masyarakat untuk lebih kritis dalam menerima informasi, terutama yang beredar di media sosial. “Mari kita ciptakan suasana pilkada yang kondusif. Jangan mudah terpancing oleh berita bohong atau fitnah yang hanya akan menambah ketegangan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Bambang berharap masyarakat Pati dapat lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar, sehingga pilkada dapat berlangsung dengan baik dan menghasilkan pemimpin yang benar-benar berkualitas untuk Pati lebih baik. (Adv)










